Bernas.id – Utang merupakan kewajiban yang harus disegerakan. Melunasi adalah bagian dari penyelesaian masalah. Banyak orang yang terhina karena utang. Harta yang dikumpulkan kadang hilang ketika utang tak segera dilunasi. Menunda utang adalah jebakan dalam kehidupan.
Utang adalah sesuatu kegiatan yang terjadi karena adanya pinjam meminjam. Pinjaman yang diberikan seseorang kepada orang lain dalam jumlah tertentu, dan harus dikembalikan dalam waktu yang telah ditentukan.
Utang yang baik adalah utang yang segera dilunasi. Awal orang yang memberi utang adalah bentuk kasih sayang kepada saudaranya. Berawal dari kebutuhan mendesak yang harus ditunaikan, kadang orang harus berutang.
Fenomena utang sudah banyak di semua lapisan. Baik keluarga maupun negara. Jumlahnya pun dari sedikit hingga banyak. Prinsip pertama yang harus dipegang adalah utang harus segera dilunasi. Kesadaran inilah yang menjadi pedoman. Jangan menunda apalagi menghindar untuk melunasi.
Saat ini banyak orang yang susah melunasi utang. Hidup dalam lingkaran utang tanpa bisa keluar. Berputar tanpa ujung. Ibarat lingakaran setan. Banyak faktor yang menjadikan hal ini terjadi, di antara:
- Kurangnya kesadaran untuk segera melunasi
- Pengeluaran lebih besar dari pendapatan
- Utang bukan untuk kebutuhan mendesak
- Kurang tepat dalam pengunaan uang
- Salah dalam prioritas anggaran
Setelah tahu faktor yang memengaruhi utang, orang yang berutang harus segera berubah. Membuat rencana pelunasan yang terbaik. Saat ini banyak ditawarkan solusi yang mudah dan murah.
Manusia pada umumnya lebih mengunakan akal dalam melunasi utang. Padahal akal saja belum cukup, harus ada tambahan di luar akalnya. Banyak orang yang berutang bisa melunasi utang hadir solusi di luar nalarnya. Ibarat bahasa seperti rezeki yang tak terduga. Jangan sampai awalnya mau melunasi utang, tapi malah berutang makin dalam. Bukan buka lubang tutup lubang. Tapi buka lubang makin dalam.
Sebaiknya utang ini dimaknai sebagai sebuah proses yang diutamakan. Prioritas utama dalam melunasi. Kesadaran harus selalu dihadirkan. Buat tata laksana pelunasan utang yang baik. Disiplin anggaran dan komiteman pada rencana.
Maka sebelum memutuskan untuk berutang, harus evaluasi diri terlebih dahulu. Selanjutnya, kalau sudah berutang, bisa melakukan analisis kenapa utang tak kunjung lunas. Ada apakah pada diri? Ada dosa apakah yang masih menempel? Di sini ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, antara lain:
- Perbanyak istighfar
- Bertaubatlah dari segala dosa
- Perbaiki salat, sebisa mungkin berjamaah di masjid
- Tambah dengan ibadah sunah yang utama seperti salat tahajud, baca Alquran dan salat dhuha
- Meminta maaf dan meminta doa kepada kedua orang tua
- Temui orang yang memberi utang dan buat perjanjian baru
- Cari tambahan penghasilan
Semoga bermanfaat!
