Bernas.id ? Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy meyakini hanya akan ada dua poros yang bertarung pada Pilpres 2019. Hal ini muncul karena dalam Rapimnas Partai Demokrat di Sentul, Sabtu (10/3) lalu, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono memberikan sinyal untuk mendukung Presiden RI Joko Widodo.
Menurut pria yang akrab disapa Romi ini, Presiden Joko Widodo akan kembali berhadapan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Berdasarkan informasi yang ia terima, Jokowi dan Prabowo memang bersepakat untuk maju bersama-sama sebagai capres di Pilpres 2019. “Yang saya terima infonya Jokowi sudah bersepakat untuk maju bersama-sama Prabowo,” ujar Romi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/3/2018).
Diyakini Romi, wacana pembentukan poros ketiga pada Pilpres 2019 tak akan terbentuk. Ia menyebut, munculnya wacana poros ketiga merupakan bagian dari basa-basi politik.
Poros ketiga, lanjut Romi, hanya bisa terbentuk jika Gerindra dan PKS sepakat untuk berkoalisi. Sementara tiga partai lainnya berkoalisi membentuk poros baru atau poros ketiga mengusung calon lain.
Di sisi lain, Romi tidak melihat ada aktor politik selain Jokowi dan Prabowo yang dianggap mampu maju sebagai calon presiden.
