GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID – Memasuki hari ke dua Masa Reses, H. Subardi, S.H, M.H anggota Komisi VI DPR RI mengadakan pertemuan dengan masyarakat Kabupaten Gunungkidul. Pertemuan yang dilakukan di dua lokasi berbeda ini menghadirkan lebih dari 850 orang di GOR Siyono dan di kantor Desa Ngeposari Kecamatan Semanu yang dihadiri oleh 200 orang, bertujuan untuk menyerap aspirasi dari masyarakat sesuai mandat yang diemban sebagai anggota DPR RI.
Diungkapkan Mbah Bardi (Sapaan akrabnya-Red), bahwa empat kali masa reses akan dimaksimalkan demi dapat mengakselerasikan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul. “Pemilu tidak hanya sebatas memilih orang, justru pada saat menyoblos wewenang rakyat sudah dilimpahkan, maka sudah selayaknya saya harus mendengar apa yg diinginkan rakyat sebagai dasar pengambilan keputusan di pusat, saya konsisten untuk itu,” kata dia, Selasa (24/12/2019) di GOR Siyono.
Sebagai anggota DPR RI Komisi VI yang bermitra dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian BUMN, dan Kementerian Koperasi dan UMKM, Mbah Bardi menekankan bahwa besarnya potensi SDA terkait pariwisata dan potensi industri yang dimiliki Gunungkidul membuat banyak investor ingin masuk. Untuk itu peran DPR adalah untuk membuat kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat dalam hal ini memberi akses kepada masyarakat seluas luasnya ke ranah nasional hingga internasional.
“Sebagai Anggota DPR RI, aspirasi masyarakat DIY khususnya Desa Ngeposari Gunungkidul dapat saya sampaikan untuk akses yang lebih luas kepada seluruh kementerian mitra Komisi VI juga kementerian yang lain. Kekuasaan dan akses yang saya miliki bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, namun untuk kepentingan masyarakat Gunungkidul,” lanjut Mbah Bardi.
Agar aspirasi masyarakat mampu diakomodir dengan maksimal, Mbah Bardi telah membangun sarana dan infrastruktur yang dibutuhkan. “Saya telah membentuk rumah aspirasi yang dilengkapi sistem digital, sehingga aspirasi yang masuk bisa didiskusikan di rumah aspirasi, dan bisa cepat memperoleh akses yang lebih luas,” terangnya. Untuk itu Mbah Bardi mendorong masyarakat Gunungkidul untuk menyampaikan aspirasi baik terkait pertanian, pangan, atau industri UMKM melalui lurah, camat, yang kemudian akan ditampung dalam Rumah Aspirasi. Namun aspirasi yang disampaikan haruslah yang konkrit dan tidak mengada-ada, sambungnya. Rumah Aspirasi di Gunungkidul berloksi di kantor DPD Partai NasDem Gunungkidul.
Dua pertemuan tersebut dihadiri oleh masyarakat dan tokoh masyarakat setempat antara lain Ketua DPD Partai Nasdem Gunungkidul, Suparja, S.IP, Wakil Sekretaris Bidang Internal DPW Partai Nasdem DIY, Cornus Dwisaptha Hekseko, S.Sos., M.IP, anggota Dewan Pakar Partai NasDem, Dr. Ir. Wahyu Purwanto, M.Si,. Suharno, S.E, Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem DIY, dan Lurah Desa Ngeposari.
Beberapa aspirasi yang muncul dalam pertemuan tersebut antara lain disampaikan warga setempat, Sutini kepada Mbah Bardi mengenai perkembangan PAUD diwilayahnya. “PAUD itu garda terdepan pendidikan, saat ini kondisi PAUD di Ngeposari masih menumpang di Balai desa yang kalau hujan bocor semua, jadi kami mengusulkan adanya bantuan pengadaan sarana dan prasarana PAUD dalam bentuk laptop dan bangunan,” katanya.
Reses hari ke 2 itu kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi kediaman K.H. Bardan Usman, Rais Syuriah PCNU Gunungkidul. Melalui silaturahmi tersebut Mbah Bardi sebagai Anggota DPR RI dapil DIY mengajak tokoh agama Gunungkidul tersebut untuk bersinergi bersama membangun Gunungkidul demi kesejahteraan masyarakat. (cdr)
