Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Musprov III PSMTI DIY Jadi Momentum Strategis Perkuat Peran Sosial dan Budaya

    May 30, 2026

    BPK Apresiasi Pelayanan Imigrasi Palu yang Prima

    May 30, 2026

    Imigrasi Palu Salurkan Daging Kurban untuk Dua Panti Asuhan

    May 30, 2026

    Imigrasi Palu Terbitkan 880 Paspor, Umrah Terbanyak

    May 30, 2026

    Halalbihalal Imigrasi Palu Perkuat Kebersamaan Antarpegawai

    May 30, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Finance»RDPU Komisi VI DPR RI Bahas Rencana Ratifikasi Perjanjian Dagang Luar Negeri, Subardi Minta Pengusaha Lokal Dikuatkan
    Finance

    RDPU Komisi VI DPR RI Bahas Rencana Ratifikasi Perjanjian Dagang Luar Negeri, Subardi Minta Pengusaha Lokal Dikuatkan

    Christina DewiBy Christina DewiJanuary 28, 2020No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    JAKARTA, BERNAS.ID – Komisi VI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan pakar dan akademisi membahas masukan terhadap rencana pengesahan persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Republik Indonesia dan Negara-Negara European Free Trade Association (EFTA) dan rencana persetujuan ASEAN tentang perdagangan melalui sistem elektronik, Senin (27/1/2020) bertempat di Ruang Rapat Komisi VI DPR RI.

    Perjanjian ini sebelumnya telah dibahas secara intensif beberapa kali oleh Komisi VI DPR RI. Pada RDPU kemarin itu digelar dengan agenda mendengarkan pendapat dan masukan dari beberapa pakar terkait berdasarkan hasil kajian dan riset akademis  yang mengacu pada dua perjanjian dagang tersebut.

    Pada RDPU tersebut, Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung, Prof Dr Huala Adolf, FCBArb menyampaikan, dengan membangun kerjasama melalui persetujuan kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Negara-Negara EFTA akan membuka peluang lebih luas bagi Indonesia merambah pasar Eropa.

    “Sehingga dibutuhkan ratifikasi perjanjian tersebut sebagai proteksi bagi Indonesia dalam menjalankan bisnis dengan Negara-Negara EFTA,” kata dia.

    Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum UNPAD lainnya, Prita Amalia, SH, MH menyampaikan dengan meratifikasi perjanjian tentang persetujuan ASEAN tentang perdagangan melalui sistem elektronik ini menurutnya merupakan bentuk implementasi nyata Indonesia sebagai anggota ASEAN yang berkomitmen bersama untuk saling mendukung perdagangan global menggunakan sistem elektronik digital.

    “Mengingat revolusi industri 4.0 yang dilalui dunia saat ini, sehingga menuntut seluruh aktivitas bisnis saat ini menggunakan sistem digital,” paparnya.

    Menanggapi kedua permasalahan tersebut, Anggota Komisi VI DPR RI, Subardi yang turut dalam RDPU itu menyampaikan rasa khawatirnya, akan adanya daya saing yang tidak setara, sehingga berpotensi besar menjadikan Indonesia menghadapi banjir produk-produk ekspor, mengingat Indonesia memiliki potensi pasar dengan jumlah penduduk yang sangat besar.

    “Pengusaha masih dilingkupi beberapa persoalan seperti kurangnya promosi, tidak adanya kontrol atas standarisasi kualitas produk, sehingga tidak memiliki daya saing dengan produk luar,” tegas politisi Partai NasDem ini.

    Subardi atau yang akrab disapa Mbah Bardi menambahkan, bila dikatakan oleh para pakar, dengan perjanjian itu akan meningkatkan perekonomian Bangsa Indonesia, dia kembali menegaskan, yang harus diperhatikan adalah bagaimana membangun proteksi terhadap pengusaha lokal di Indonesia. “Sehingga jika ratifikasi perjanjian ini dilakukan tidak membuat pengusaha lokal gulung tikar karena kalah bersaing dengan produk asing,” tambah Anggota DPR dapil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini.

    Mbah Bardi mencontohkan, di dapilnya (DIY-red) ada pengusaha lokal yang mampu memproduksi mesin laundry, namun ketika tender, kalah dengan negara lain, seperti Cina contohnya. Padahal menurut dinas setempat kualitas produk dari pengusaha lokal jauh lebih baik. “Melihat kasus semacam ini, maka harus ada proteksi bagi pengusaha lokal dalam bentuk legislasi sehingga mampu bersaing dalam kualitas,” tandasnya.

    Subardi juga memberi catatan kepada Kepala Komite Tetap untuk Lembaga Multilateral dan Perdagangan Bebas Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Wahyuni Bahar yang hadir dalam RDPU tersebut, bahwa KADIN harus memikirkan secara serius upaya meningkatkan proteksi bagi pengusaha lokal. “Selain dukungan bagi pengusaha lokal, pemerintah dan pihak terkait juga harus memberi kesempatan seluas-luasnya bagi pengusaha lokal untuk melakukan promo. Misalnya dengan membuka ruang bagi produk dan pengusaha lokal untuk mengikuti pameran di luar negeri, jangan sampai pameran semacam itu hanya dibatasi bagi komoditas tertentu saja, serta nantinya masing-masing negara memberikan peluang yang luas bagi pengusaha kita melalui kementerian terkaitnya,” kata dia.

    Diakhir, Mbah Bardi mengatakan jika telah ada regulasi yang mampu memproteksi pengusaha lokal secara hukum, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan memperluas kesempatan untuk promosi, maka daya saing produk dalam negeri akan meningkat. “Sehingga saat perjanjian ini diratifikasi, pengusaha kita sudah mampu bersaing secara setara dengan negara lain di dunia,” pungkasnya. (cdr)

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Christina Dewi

    Related Posts

    Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

    May 24, 2026

    Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

    May 22, 2026

    Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

    May 19, 2026

    DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

    April 30, 2026

    Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

    April 26, 2026

    XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

    April 22, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Framery mengumumkan lini produk Gradus™ baru yang didesain untuk pasar AS dan Kanada

    May 28, 2026

    Framery mengumumkan lini produk Gradus™ baru yang didesain untuk pasar AS dan Kanada

    May 28, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Musprov III PSMTI DIY Jadi Momentum Strategis Perkuat Peran Sosial dan Budaya

    May 30, 2026

    BPK Apresiasi Pelayanan Imigrasi Palu yang Prima

    May 30, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.