YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Salah satu cara memutus rantai penyebaran Virus Corona, pengurus RW 18 Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta dan warga setempat membuat kesepakatan untuk menutup wilayahnya dari kehadiran orang luar.
Dipintu gerbang sisi selatan yang merupakan akses masuk ke wilayah RW 18 ditutup dengan spanduk bertuliskan “Tungkak VS Corona” dan “LOCKDOWN Lagi Ora Nompo Dayoh” (LOCKDOWN Lagi Tidak Terima Tamu). Ketua RW 18, Tri Purwanto ketika dikonfirmasi, membenarkan hal tersebut.
“Lockdown ini kesepakatan bersama pengurus dan warga untuk mengurangi dan memfilterisasi orang luar,” kata Tri, Minggu (29/3/2020) ketika dihubungi melalui sambungan telepon.
Sedangkan, untuk pintu gerbang utama memasuki wilayah RW 18, ditambahkan Tri masih dibuka dan dipasangi alat semprot disinfektan otomatis. “Jadi siapapun yang melintas lewat pintu utama akan disemprot disinfektan secara otomatis,” tambahnya.
Hingga hari ini disebutkan Tri, wilayahnya masih negatif atas pasien positif, PDP, ataupun ODP Virus Corona.
Tidak jauh dari sana, tepatnya di RW 23 Brontokusuman, warga memasang alat penyemprot otomatis disinfektan yang diperuntukan bagi warga setempat. (cdr)
