Bernas.id ? Beruntungnya kamu jika sudah tergabung dalam #ViralTeam besutan Bernas Groups. Bersama program #ViralProperty #ViralDesa #ViralIncome dengan ilmu #DigitalViralMarketing dan raih #RezekiDigital lewat #GotongRoyongDigital dengan sistem Poin dan Komisi Nasional.
Bagi kamu yang belum tergabung atau baru join mungkin ada banyak pertanyaan yang terlintas di pikiran mengenai program ini. Bernas Groups adalah sebuah company yang di dalamnya ada belasan perusahaan yang terdiri dari bank, perguruan tinggi, perusahaan properti, startup company dan IT company dengan mimpi membangun sejuta pengusaha digital melalui #ViralProperty #ViralDesa #ViralIncome.
Sebagai langkah awal untuk meraih mimpi ini diperlukan sebuah ?kolam? untuk ?menebar benih ikan? yang nantinya ?ikan? ini akan berkembang dan akhirnya ?panen ikan? bersama-sama.
Pengertian ?kolam?
?Kolam? di sini adalah sebuah kumpulan orang, jaringan-jaringan grup yang akan menjadi target market program. Masing-masing #ViralTeam harus membuat kolamnya sendiri sebagai tempat menebar ?benih ikan?. Beberapa contoh ?kolam? adalah :
- Grup WA sesuai target market
- Grup facebook sesuai target market
- Fans Page yang menyasar target market
- Channel dan grup telegram sesuai target market, dan
- Email list
Bahkan jika jeli, target market dalam kolam pun dapat menjadi #ViralTeam yang akan menjadi partner bergotong royong bersama meraih sukses.
Benih ikan
Maksud dari ?benih ikan? di sini adalah program-program yang ditawarkan dan produk-produk yang dijual. Untuk programnya sendiri terdiri dari #ViralProperty #ViralDesa #ViralIncome. Sementara produk yang dijual untuk saat ini adalah hand sanitazer, baju batik, koko, kopiah, piranti pemograman (software) dan kerjasama dengan English cafe. Dalam waktu dekat juga akan teken kontrak dengan Loket.com.
Jika ?kolam? sudah ada serta telah ditebar ?benih ikan? maka saatnya ?panen ikan?
Sudah menjadi hukum alam jika menebar benih maka akan menuai panen. Hanya saja tidak serta merta setelah menebar langsung bisa dipanen, butuh proses dan waktu agar ?benih? yang ditebar siap panen dalam jumlah sesuai harapan.
Untuk saat ini membangun jaringan, merekrut #ViralTeam sebanyak-banyaknya adalah proses awal yang harus dijalani agar ?benih ikan? siap bertumbuh dan berkembang. Jaringan ini dapat terbentuk dengan share link refferal melalui berbagai ?kolam? yang telah dimiliki. Dalam proses inilah poin demi poin akan terkumpul.
Ingat, untuk bisa ?panen ikan? butuh proses dan waktu agar ?ikan? tumbuh dan berkembang.
Kapan ?panen ikan??
?Panen ikan? bisa terjadi jika ?benih? tumbuh dan berkembang dibuktikan dengan terkumpulnya poin demi poin.
Sama dengan tanaman di sawah, harus ada tolok ukur agar dirasa siap untuk dipanen. Dalam program #ViralTeam pun ada ketentuan dan syarat agar poin yang terkumpul bisa di?panen? alias dicairkan.
Komisi bisa cair jika semua syarat dan ketentuan berikut terpenuhi:
- Team telah mengumpulkan minimal 1000 poin
- Ada Komisi Nasional yang bisa dibagikan (artinya ada penjualan tingkat nasional)
Penjualan di sini artinya ada transaksi yang terjadi dalam skala nasional. Ada pemasukan berupa uang dalam sistem #ViralTeam. Misalnya lakunya sebuah rumah di perumahan Puri Permataku atau terjualnya 5000 pcs baju batik di seluruh Indonesia.
Kurs bisa dihitung dan layak dibagikan
Kurs diperoleh dari Komisi Nasional dibagi jumlah total poin keseluruhan secara nasional. Dikatakan layak dibagikan jika dikalikan poin (minimal 1000) jumlahnya cukup memadai.
Contoh kurs tidak layak dibagikan misalnya setelah dihitung ternyata besaran kurs tidak mencapai Rp1,00, maka jika dipaksakan dikalikan minimal 1000 poin hanya ketemu besaran komisi kurang dari Rp1.000,00. Maka komisi nasional pada tahap ini akan diakumulasi dengan tahap berikutnya sampai layak dibagikan.
Contoh penghitungan besaran komisi:
Poin nasional yang terkumpul = 1.000.000 poin
Komisi nasional yang tekumpul = Rp100.000.000,00
maka:
kurs = Rp100.000.000,00 dibagi 1.000.000
= Rp100,00/poin
Jadi jika seorang team telah mengumpulkan 1200 poin maka komisi yang diperoleh:
Komisi = Rp100,00/poin x 1200 poin
= Rp120.000,00
Perlu menjadi catatan penting bahwa kedua syarat harus terpenuhi baru komisi bisa dicairkan. Jika salah satu tidak terpenuhi maka komisi tidak bisa dicairkan. Salah satu contoh tidak terpenuhi ketiga syarat adalah ternyata dalam satu tahap pencairan komisi sama sekali tidak ada penjualan skala nasional artinya Komisi Nasional 0 (nol), maka sebanyak apapun poin yang terkumpul komisi pun jadi 0 (nol). Di sinilah pentingnya #GotongRoyongDigital. Semua #ViralTeam bekerjasama agar terjadi penjualan pada setiap tahapan pencairan komisi. Sudah waktunya sukses berjamaah, segera rapatkan barisan bersama #ViralTeam.
