BANTUL, BERNAS.ID – Berangkat dari success story yang telah dicapai pada penyelenggaraan kegiatan Jogja Sprint Rally 2019 tahun lalu, STIE Mitra Indonesia pada tanggal 7 dan 8 Maret 2020 lalu kembali mengadakan Kejuaraan Jogja Sprint Rally 2020 yang bertajuk ?Ngebut Bareng Lagi? STIE Mitra Indonesia dan Beagle Team, yang diselenggarakan di Sirkuit Sultan Agung Bantul Yogyakarta. Kejuaraan ini mendapatkan dukungan penuh dari Bupati Bantul Suharsono dengan memberikan Thropy Kejuaraan.
Bupati Bantul yang merupakan penggemar Kendaraan 4 X 4 ini menyampaikan bahwa kegiatan Rally diharapkan dapat membawa Bantul kedepan menjadi daerah tujuan wisata Olahraga, khususnya Otomotif. “Dikarenakan Bantul sudah memiliki infrastruktur yang memadai untuk berbagai kegiatan Otomotif,” kata dia.
Sementara itu, Agus Ambaryanto selaku Pembina STIE Mitra Indonesia menyampaikan bahwa sebagai Perguruan Tinggi dengan tagline ?Systerpreneur School? yang berkomitmen mencetak enterpreneur muda serta berwawasan business system, STIE Mitra Indonesia mengajak mahasiswa-mahasiswanya untuk berpraktek dan belajar tentang kegiatan event organizer.
“Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat memahami nature of business and system sehingga mereka dapat beradaptasi dan menerapkan pada dunia bisnis yang beragam serta berdinamika sangat pesat,” kata Agus, Jumat (22/5/2020).
Lebih lanjut Agus Ambaryanto menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berujuan sebagai wadah untuk menyalurkan hobi masyarakat secara positif, sebagai sarana untuk memotivasi prestasi pembalap, mencari bibit-bibit baru pembalap, dan mempererat persaudaraan dengan sesama pembalap sekaligus membina persaingan secara sehat dan positif antar tim, serta melestarikan kegiatan Sprint Rally, juga meningkatkan Pariwisata di Yogyakarta khususnya Kabupaten Bantul.
Secara terpisah Emay John Achmad selaku Pimpinan Lomba menyampaikan bahwa Acara ini telah berlangsung dengan sangat sukses luar biasa dimana tercatat 85 peserta terdaftar sebagai pembalap, bahkan dikarenakan meluapnya animo peserta, panitia terpaksa harus menolak lebih dari 30 calon Pembalap. ?Kami sangat terkejut dengan sukses acara ini. Banyak pembalap nasional yang hadir berpartisipasi dalam kejuaraan ini sampai kami kewalahan menolak peserta. Saya akan mengusulkan agar putaran kedua nanti event ini dijadikan Kejuaraan bertaraf Nasional,” bebernya.
Kegiatan itu dihadiri pula oleh Presiden Rally Indonesia, Rifat Sungkar yang berjanji akan menurunkan tim balapnya pada putaran kedua mendatang. ?Ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa yang diselenggarakan oleh panitia lokal yang menyajikan sedemikian sukses penyelenggaraan acara. Kelak Insya Allah kami akan ikut hadir meramaikan kegiatan di putaran kedua,? ujar Rifat Sungkar.
Mahasiswa yang terlibat langsung dalam kegiatan Jogja Sprint Rally Putaran Pertama adalah Siti Maghfiroh, Novan, Caecillia Dwi. (cdr)
