YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sempat terhenti karena pandemi covid-19 sejak bulan Maret 2020 lalu, kini Program Dodolan Kampung yang diprakarsai Dinas Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Yogyakarta kembali dilaksanakan, diawali dengan bersepeda bersama di wilayah Kecamatan Mantrijeron, Jumat (3/7/2020) pagi.
“Ini merupakan lanjutan dari program dodolan kampung, yang pada tahun 2019 dengan kunjungan ke wilayah untuk melihat potensi wilayah. Karena ada pandemi covid kita sempat terhenti, dan sekarang setelah memasuki new normal maka kita mulai berkegiatan lagi, namun untuk kali ini berbeda, kita menggunakan sepeda berkeliling wilayah melihat potensi wilayah yang ada,” katanya disela kegiatan.
Kegiatan yang melibatkan LPMK se Kota Yogyakarta dan Forkopimka Kecamatan Mantrijeron selaku tuan rumah, disebutkan Edy kegiatan dodolan kampung kali ini diawali dari tingkat kecamatan karena setelah beberapa waktu lalu telah diketahui potensi wilayahnya dan masing-masing wilayah sudah memahami konsep dodolan kampungnya.
“Untuk dodolan kampung sendiri memiliki 3 makna, yaitu Ayo Podo Dolan Neng Kampung, Ayo Podo Dodolan Neng Kampung, dan Ayo Ngedol Kampung. Ditingkat kecamatan, harapannya dapat mensinergikan antar kelurahan dalam rangka membentuk daya tarik wisata yang berbasis kampung,” tambahnya.
Sementara itu Camat Mantrijeron, Subarjilan mengatakan dalam dodolan kampung dengan bersepeda ini akan melintasi kampung-kampung yang memiliki potensi di wilayah Kecamatan Mantrijeron.
“Diawali menuju kampung pugeran disana ada potensi pertanian, dilanjutkan kampung gedongkiwo disana ada potensi perikanan dan wisata, terakhir menuju kampung jogokaryan disana ada beberapa potensi wilayah yang akan kita tunjukan kepada para pesepeda ini,” katanya.
Setelah kegiatan bersepeda selesai, sambung Subarjilan, akan dilakukan dialog dengan peserta sepeda. “Nantinya akan kita minta masukan dari para peserta untuk pengembangan potensi wilayah, sehingga kedepannya sebagai bahan pertimbangan untuk perencanaan pembangunan di wilayah dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat,” pungkas Subarjilan. (cdr)
