Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Imigrasi Palu Teguhkan Persatuan Lewat Semangat Pancasila

    June 1, 2026

    Pancasila Tetap Relevan Hadapi Tantangan Generasi Muda

    June 1, 2026

    Polda Sulteng Teguhkan Persatuan Lewat Upacara Pancasila

    June 1, 2026

    Jamaah Pengajian Arofah Pura Pakualaman Tebar Kebaikan, Bagikan Daging Kurban dan Sembako di Gunungkidul

    May 31, 2026

    Data Pribadi Rawan Bocor, Anggota Komisi XII DPR RI Dorong Penguatan Implementasi UU PDP

    May 31, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Finance»Anggota DPRD Menilai Belum Ada Langkah Riil Pemkot Yogyakarta dalam Menyelamatkan UMKM
    Finance

    Anggota DPRD Menilai Belum Ada Langkah Riil Pemkot Yogyakarta dalam Menyelamatkan UMKM

    Christina DewiBy Christina DewiAugust 13, 2020No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pada saat pemaparan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) di rapat Badan Anggaran  pada tanggal 6 Agustus 2020, target sasaran pembangunan kota Yogyakarta  tahun 2020 mengalami perubahan, yakni, pertumbuhan ekonomi dari 5,2 % menjadi – 2,20 %, tingkat pengangguran 4,94% menjadi 10,46%, angka kemiskinan 6,15% menjadi 13,97%, indeks gini 0,397 menjadi 0,592 %.

    Melihat adanya perubahan target tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta perlu melakukan berbagai terobosan untuk menyelamatkan perekonomian di tengah pandemi Covid-19. Saat ini usaha yang sudah ada dinilai masih sangat  minim. Anggota Komisi B DPRD Kota Yogyakarta Nurcahyo Nugroho menyebut Pemkot mestinya memiliki upaya terobosan yang lebih besar untuk menahan anjloknya perekonomian, mengingat anggaran telah disediakan.

     “Dari Total Anggaran Pemkot untuk penanganan Covid-19 sejumlah 174 Milyar,  Anggaran penanganan dampak ekonomi sejumlah Rp 94 Milyar, dimana sebagian besar untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat kewilayahan dan dukungan UMKM serta Industri, dan hingga saat ini belum ada progres terkait rencana dan realisasi anggaran penanganan ekonomi tersebut,” ungkapnya, Kamis (13/8/2020).

    Sementara, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua 2020 mengalami kontraksi minus 5,32% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sementara di Daerah Istimewa Yogyakarta  tercatat minus 6,74% atau lebih buruk dari nasional. “Artinya, pergerakan ekonomi negatif, produksi barang dan jasa nyaris tidak ada, orang susah mencari uang, Orang miskin bertambah serta pengangguran terus bertambah,” tambah Nurcahyo Nugroho.

    Menurutnya, jika pada kuartal ketiga nanti pertumbuhan ekonomi DIY khususnya di Kota Yogyakarta kembali minus, kondisi lebih buruk bisa terjadi. Karena itu, dia mendesak pemerintah mengerahkan segala potensi untuk menyelamatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), jika ingin meredam resesi ekonomi. Kalaupun akhirnya terjadi resesi, Nurcahyo Nugroho  yakin kondisi buruk tidak akan berkepanjangan jika UMKM bangkit dan usahanya dapat  kembali berjalan.

    “Pemerintah harus all out membantu UMKM. Jika dianggap unbankable (tak memenuhi persyaratan bank-Red), bantu dan bimbing sehingga mereka layak mendapat bantuan modal atau kredit dari perbankan. Jangan biarkan UMKM terus bertumbangan karena kesulitan mengakses dana stimulus atau modal kerja,” tandasnya.

    Cahyo berpendapat, akibat lambatnya realisasi program pemulihan ekonomi, banyak UMKM harus mencari permodalan sendiri. Beberapa di antaranya terpaksa tutup sementara karena tidak bisa mengakses pembiayaan murah. Padahal, dengan bangkitnya UMKM, roda ekonomi di Kota Yogyakarta akan terus berputar.

    Untuk itu Nurcahyo Nugroho selaku Anggota Fraksi PKS  DPRD Kota Yogyakarta memberikan rekomendasi untuk Pemerintah Kota Yogyakarta antara lain :

    1. Pemkot  melakukan pemetaan terkait kondisi UMKM di kota Yogyakarta

    2. Pemkot harus mempunyai Grand  Desain penyelamatan UMKM yang ada di Kota Yogyakarta 

    3. Dari sisi sosial, Pemkot perlu melakukan Verifikasi kembali data DTKS juga KSJPS, apabila terdapat masyarakat yang sudah mampu bisa digantikan dengan masyarakat yang  terdampak covid-19 seperti para pekerja di sektor informal yang tutup usahanya. (cdr)

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Christina Dewi

    Related Posts

    Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

    May 24, 2026

    Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

    May 22, 2026

    Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

    May 19, 2026

    DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

    April 30, 2026

    Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

    April 26, 2026

    XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

    April 22, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Imigrasi Palu Teguhkan Persatuan Lewat Semangat Pancasila

    June 1, 2026

    Pancasila Tetap Relevan Hadapi Tantangan Generasi Muda

    June 1, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.