YOGYAKARTA, BERNAS.ID ? Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengunjungi Kampung Daengan, Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron untuk menyapa para pengrajin Layang-layang khas Mataraman. Dalam kesempatan tersebut Heroe Poerwadi menyapa akrab para pengrajin layang-layang yang dimotori oleh Aditya Pradana. Turut serta mendampingi kunjungan tersebut adalah Camat Mantrijeron, Subarjilan dan anggota Forkopimca Mantrijeron. Ketika tiba di lokasi tepatnya di RT 40 RW 09 Daengan, Gedongkiwo, Heroe Poerwadi disambut dengan antusias oleh warga masyarakat sekitar.
Menurut perintis kerajinan layang-layang ini, Aditya Pradana, layang-layang unggulan produksinya adalah layang-layang Khas Mataraman yang memiliki sekitar 30 macam motif. Namun tidak menutup juga terhadap layang-layang khas daerah lain menurut permintaan konsumen. Selain itu ada sebuah Layang-layang yang unik yaitu layang-layang dengan motif Gandeng Gendong.
“Usaha ini baru sekitar 1,5 bulan berjalan namun dari segi pemasaran tidak mengalami kesulitan karena disamping pembeli datang sendiri juga dipasarkan secara online, bahkan untuk bulan ini karena banyaknya pesanan dan kemampuan untuk melayani masih terbatas, pengelola sudah close order,” katanya, Senin (24/8/2020).
Pada kesempatan itu, Heroe Poerwadi sangat mengapresiasi terhadap kreatifitas yang dilakukan masyarakat setempat, terlebih pada masa pandemi ini, dan juga membuka lapangan usaha serta pemberdayaan masyarakat. “Pemerintah Kota Yogyakarta akan selalu memberikan dorongan dan upaya promosi bagi pengembangan ekonomi masyarakat sampai pada skala rumah tangga. Usaha yang dirintis dalam waktu yang relatif singkat telah mampu memberdayakan masyarakat sekitar, dari mulai serut bambu, pemotongan kertas/plastik, pembuatan rangka, pengeleman dan melukis atau pemberian motif pada layang-layang khas mataraman,” kata Heroe.
Menurut penuturan Aditya Pradana selaku perintis kerajinan layang-layang Khas Mataraman ini, pihaknya telah melibatkan tenaga kerja di lokasi tersebut sebanyak 15 orang yang kebayakan ibu rumah tangga. Daya tarik layang-layang ini selain saat ini musim kemarau dan di masa pandemi ini masyarakat memerlukan hiburan, juga keunikan motif layang-layang yang sederhana yaitu motif Mataraman yang belum banyak diketahui banyak orang. Pemasaran layang-layang ini sudah sampai luar pulau Jawa.
Ditengah kunjungannya, Wakil Walikota Yogyakarta diajak untuk bersama-sama menerbangkan layangan dengan motif Gandeng Gendong dan diikuti oleh warga masyarakat mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa di tanah lapang tidak jauh dari lokasi para pengrajin.
Sementara itu Camat Mantrijeron, Subarjilan mengaku juga sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh warganya. “Karena bisa menciptakan lapangan kerja ditengah pandemi covid seperti ini, sangat luar biasa,” tambahnya. (cdr)
