Bernas.id – Saatnya Milenial cerdas nabung emas untuk siasati penurunan nilai uang demi masa depan cemerlang. Bagaimana bisa? Uang merupakan salah satu alat tukar yang banyak digunakan saat ini. Nilai uang sendiri dipengaruhi oleh kondisi perekonomian baik skala nasional, regional maupun internasional. Salah satu dampak pandemi Covid-19 yang tidak bisa dihindari adalah pada sektor perekonomian dunia yang mengalami gejolak. Hal ini berdampak pada nilai uang yang beredar termasuk mata uang Indonesia, rupiah.
Baca juga: 3 Cara Membeli Saham Bagi Pemula dengan Mudah
Seperti dikutip dari m.bisnis.com per tanggal 1 September 2020 pukul 15.59 WIB bahwa nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup melemah 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp14.572 per dolar AS. Ini artinya jika menabung uang satu juta saat ini belum tentu sama nilainya pada sepuluh tahun yang akan datang.
Lantas bagaimana menyikapi nilai tukar mata uang yang cenderung tidak menentu? Salah satu cara siasati penurunan nilai mata uang demi masa depan cemerlang yang bisa dilakukan Milenial adalah menabung emas.
Mengapa emas? Menurut Robert Kiyosaki cara cerdas mempertahankan kekayaan adalah dengan membeli logam mulia, surat berharga, properti, atau saham. Keempat jenis ini cenderung tidak mengalami penyusutan harga bahkan bisa dikatakan bebal inflasi. Sementara dari keempatnya yang mudah dijangkau adalah logam mulia, emas salah satunya.
Selain familiar, harga emas juga relatif lebih murah dari surat berharga, saham, maupun properti sehingga modal yang diperlukan juga tidak banyak. Apalagi saat ini untuk di Indonesia telah ada cara mudah menabung emas dengan berbagai ukuran yang ditawarkan.
Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol
“Iya, di Minigold disediakan ukuran mulai 0.05 gram, 0.1 gram, 0.25 gram, dan 0.5 gram. Harganya mulai dari 60 ribuan saja, sangat terjangkau” tutur Samara Dewi distributor Minigold area Nganjuk.
Hal inilah yang mempermudah Milenial untuk menabung emas guna masa depan cemerlang sekaligus mempertahankan kekayaan yang dimiliki. Harga emas stabil bahkan cenderung naik dari tahun ke tahun. Ini artinya harga emas mengikuti nilai mata uang yang berlaku. Berbeda jika menabung uang. Tabungan satu juta rupiah saat ini bisa dibelikan emas 1 gram tetapi belum tentu sepuluh tahun ke depan memperoleh 1 gram, bisa jadi hanya senilai 0,75 gram bahkan bisa jadi lebih ringan lagi. Berbeda jika menabung emas. Saat ini membeli emas 1 gram seharga satu juta rupiah, sepuluh tahun ke depan bisa jadi harga emas 1 gram sebesar 1,5 juta rupiah atau lebih sesuai harga emas saat itu. Artinya tetap senilai 1 gram emas.
Baca juga: Mengenal Trading Saham dan Cara Jitu Jadi Trader Handal
