SLEMAN, BERNAS.ID – Rapat partai koalisi PDIP, PAN, Demokrat dan Gelora Kapanewon Ngemplak, menyatakan siap “All Out” memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati (paslon) Kustini Sri Purnomo – Danang Maharsa pada pilkada 9 Desember 2020 mendatang.
Hal itu disepakati dalam rapat yang juga diikuti sejumlah kader dari partai, tim relawan serta tokoh masyarakat dari NU dan Muhammadiyah, beberapa waktu lalu.
Sekretaris Tim Pemenangan, Abdul Kadir menuturkan Kustini – Danang merupakan representasi pasangan yang ideal untuk memimpin Kabupaten Sleman. Tagline “Rumah Bersama” yang sudah disiapkan, mencerminkan pasangan dengan nomor urut 3 memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat.
“Dengan visi membangun Sleman sebagai “Rumah Bersama” adalah ide kecil namun memiliki makna yang mendalam melihat kemajemukan masyarakat di Sleman. Seperti Bung Karno yang menemukan Pancasila, Kustini – Danang mampu menemukan konsep yang segaris dengan bapak proklamator kita,” jelasnya.
Inovasi program sosial yang ditawarkan untuk masyarakat di Bumi Sembada, ditegaskan politisi partai PAN tersebut merupakan pengembangan dari program yang sudah berjalan dengan cukup baik.
Program tersebut diantaranya, peningkatan kuantitas dan kualitas jaminan sosial dengan menambah pemberian bantuan sosial untuk lansia, anak terlantar, dan keluarga miskin. Memperluas cakupan kartu miskin, memfasilitasi warga untuk akses bantuan sosial yang bersumber dari pemerintah (APBN, APBD) dan swasta (CSR). Serta memperkuat basis data kemiskinan dan penanganan sosial menggunakan teknologi informasi.
“Sesuai dengan slogan kampanye, jujur, kreatif dan solutif. Kustini – Danang hadir untuk menyempurnakan perkembangan yang sudah berjalan baik di Sleman. Kita butuh pemimpin yang solutif memberikan solusi bukan sekedar mengkritisi,” terangnya.
Sementara, Ketua DPC PDIP Kabupaten Sleman, Koeswanto dalam pertemuan tersebut menyatakan kader harus siap “All Out” memenangkan Kustini – Danang.
“Untuk bisa memenangkan pasangan yang kita dukung kita harus all out, terstruktur dan merangkul semua potensi pendukung,” imbuhnya.
Dilanjutkan Kuswanto, struktur tim pemenangan yang sudah dibentuk harus dimaksimalkan hingga hari pemilihan. Kader dan relawan harus dapat memenangkan masyarakat dengan program-progam yang diusung.
“Semangat kita bukan hanya untuk mendapatkan suara, tetapi memenangkan hari masyarakat untuk “Sesarengan Mbangun Sleman,” pungkas Koeswanto. (cdr)
