ABU DHABI, BERNAS.ID – Sebagaimana dimaklumi, sesuai perintah Putra Mahkota Abu Dhabi Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Pemerintah Uni Emirat Arab telah meresmikan Jalan Presiden Joko Widodo di kawasan diplomatik/Embassy Area di Abu Dhabi pada Senin (19/10/2020) silam. Tidak hanya itu, di lokasi yang sama juga akan dibangun masjid baru yang akan diberi nama Masjid Presiden Joko Widodo.
Dalam sebuah video singkat yang diunggah akun media sosial resmi KBRI Abu Dhabi Kamis malam (22/10/2020), Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab Husin Bagis menyampaikan, sejumlah informasi penting tentang masjid ini kepada khalayak luas, termasuk harapannya melalui pembangunan masjid tersebut.
“Lokasi masjid ini sangat dekat dengan Jalan Presiden Joko Widodo, dan hanya berjarak sekitar 1 km dari bakal gedung baru KBRI Abu Dhabi yang akhir tahun ini akan dibangun Pemerintah UEA. Berdasarkan estimasi aplikasi google maps, hanya dibutuhkan waktu 3 menit dengan kendaraan atau 15 menit berjalan kaki dari lokasi bakal kantor KBRI menuju masjid ini,” ujarnya.
Ditambahkan Husin, masjid akan dibangun di atas bekas lokasi sebuah masjid lama bernama Masjid Abu Hanifah, yang akan dirobohkan dalam waktu dekat. Mempertimbangkan luas area yang dialokasikan, diperkirakan kapasitas total masjid, dalam dan luar, mampu menampung sekitar 1000 orang jamaah.
“Masjid ini ditargetkan Insya Allah selesai sebelum memasuki bulan Ramadan tahun 2022, dan diharapkan rampung secara berbarengan atau berdekatan waktunya dengan peresmian gedung baru KBRI Abu Dhabi yang direncanakan pada April 2022 mendatang,” katanya.
Duta Besar Husin Bagis berharap dan akan mengupayakan agar imam yang ditugaskan di masjid ini kelak adalah Imam masjid dari Indonesia. Sebagaimana beliau bertekad agar masjid ini nantinya dapat dimakmurkan dan dipenuhi seluruh staf KBRI yang muslim dalam pelaksanaan Salat Fardu, terutama di sela-sela kegiatan pelayanan dan jam kantor. (cdr)
