JAKARTA, BERNAS.ID – Anggota Komisi I DPR Bobby Adhityo Rizaldi, menjelaskan pihaknya tidak akan membahas dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) Jenderal Andika Perkasa dalam proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test calon Panglima TNI yang berlangsung pada Sabtu (6/11/2021) besok.
Ia berpendapat, proses peradilan kasus pembunuhan tokoh Papua Theys Hiyo Eluay yang mengaitkan nama Andika sudah selesai.
“Saya rasa itu tidak akan dibahas di Komisi I DPR. Kenapa, karena proses peradilannya itu sudah selesai dan sudah ada yang dihukum, ada empat perwira, tiga prajurit dan hal tersebut tidak ada proses peradilan di peradilan manapun. Jadi itu sudah selesai. Saya rasa teman-teman di Komisi I tidak akan membahas soal itu,” tegas Bobby Kamis (4/11/2021).
Ia memperkirakan proses uji kelayakan dan kepatutan Andika nantinya akan berjalan lancar. Menurutnya, anggota Komisi I DPR sudah terlihat antusias untuk menggelar uji kelayakan dan kepatutan Andika.
Baca juga: Komisi I DPR Tak Satu Suara Terkait Jadwal Fit and Proper Test Andika Perkasa
Baca juga: Kasad TNI Jenderal Andika Beri Bantuan Sembako Untuk Warga Terdampak Covid-19
“Tapi semoga nanti hari H-nya lancar lancar saja, tapi saya rasa dengan tadi liat antusiasme semua fraksi, yang hadir dari Zoom bersemangat untuk hadir saya rasa lancar,” ujarnya.
Sebelumnya Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar Dave Laksono menjelaskan, pemilihan fit and proper test hari Sabtu agar Andika dapat segera dilantik sebagai Panglima TNI.
“Biar cepat aja sebenarnya. Enggak ada alasan kekhawatiran apa-apa,” kata Dave.
Lagipula, menurutnya, Sabtu besok juga masih merupakan masa sidang, sehingga tidak masalah fit and proper test digelar hari itu. Terlebih, hal ini juga untuk menepis anggapan DPR bekerja lamban.
Di sisi lain, menurutnya fit and proper test hari Sabtu bisa mempercepat pelantikan Andika sebagai Panglima TNI menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto yang akan segera memasuki masa purnatugas.
“Pak Hadi udah mau pensiun, jadi sebelum pensiun udah selesai. Jadi bisa Senin setelah paripurna bisa dilantik siang atau sorenya Pak Andika,” tegasnya. (den)
