BERNAS.ID- Pemiliki nama lengkap Divock Otch Origi ini merupakan pemain sepak bola profesional Belgia yang lahir pada tanggal 18 April 1995 di Ostend, Belgia. Dia bermain sebagai striker di klub yang bermarkas di Anfield, Liverpool.
Kuatnya komposisi Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane di lini depan Liverpool, membuat Divock Origi lebih sering menghuni bangku cadangan. Tetapi sebagai pemain cadangan sepertinya bukan menjadi masalah berarti bagi penyerang asal Belgia ini.
Baca Juga: Cerita Perjalanan Bakal Youngstar Manchester United Asal Pantai Gading
Pasalnya, Origi selalu menjadi senjata rahasia pelatih Liverpool Jurgen Klopp, jika lini serang Liverpool dirasa buntu dalam penyerangan, namanya akan jadi sebuah jawaban tatik Kloop. Origi sering kali menjadi supersub yang mengejutkan dan beberapa kali tampil sebagai penyelamat bagi The Reds di banyak laga krusial.
Tentang Divock Origi
Nama Lengkap : Divock Otch Origi
Tempat Lahir : Ostend, Belgia
Tanggal Lahir : 18 April 1995
Nama Pasangan : Jeremiah Jayh
Kebangsaan : Belgia
Agama : Kristen
Nama Orang Tua : Michael Okoth Origi (Ayah) dan Linda Adhiambo (Ibu)
Klub Saat Ini: Liverpool
Nomor Punggung dan Posisi Bermain : – 27 Penyerang Tengah
Tinggi Badan : 187 cm
Nama Instagram: @divockorigi
Baca juga: Begini Geliat Karir Takumi Minamino Asal Jepang hingga Merumput di The Red
Awal Karir Sepak Bola Divock Origi
Tumbuh dan besar sebagai putra dari mantan pesepakbola profesional Kenya, Mike Origi. Darah sepak bola sang ayah mengalir di tubuh Origi kecil, membuat ia tumbuh sebagai pemain bola berbakat. Sejak belia, Origi memulai karir sepak bola di Belgia bernama Genk Youth Academy pada tahun 2000, di mana ia menghabiskan sembilan tahun sebelum menandatangani kontrak professional pada Mei 2010, tepat di ulang tahun ke 15 ia bermain untuk klub Prancis LOSC Lille.
Di sana ia kemudian memulai debut karir seniornya bermain dengan skuad tim Lille B, di mana ia memainkan 11 pertandingan untuk mereka dan mampu mencetak dua gol. Tiga musim ia habiskan di level junior Lile, hingga akhirnya namanya dicantumkan masuk skuad utama Lille pada Januari 2013.
Namun lazimnya pemain muda, ia lebih sering duduk sebagai penghangat bangku cadangan. Hingga akhirnya yang dinantikan datang, Origi melakoni debutnya untuk Lile pada Februari saat meladeni perlawanan Troyes di mana lebih dari 36.000 penonton menyaksikan pertandigan tersebut. Origi masuk sebagai pengganti Ronny Rodelin dan mencetak satu gol untuk membantu mereka memetik hasil seri 1-1.
Baca Juga: Catatan Karir dan Prestasi Kapten Liverpool Jordan Henderson
Musim keduanya pada 2013/ 14 ia mulai sering dimainkan. Tercatat dalam 30 dari 38 pertandingan liga bersama Lille, ia mampu mencetak lima gol dan membantu klubnya menempati posisi ketiga di belakang Paris Saint-Germain dan AS Monaco untuk memastikan satu tiket masuk zona kualifikasi Liga Champions 2014/15.
Origi mulai bermain regular di Lilie musim 2014/ 15. Tiga musim ia lalui di Lille dengan torehan 89 penmpilan dan 16 jadi catatan yang bagus bagi pemain muda, membuat Liverpool dengan cepat mengamankan pemain asal Belgia itu pada jendela transfer musim panas 2015.
Memboyongnya ke Andfield
Pada musim panas 2015/ 16, ia bergabung ke Liverpool dengan nilai kesepakatan £ 10 juta euro. Dalam tur ke Timur Jauh dan Australia, ia langsung mencetak gol di pertandingan pembuka kala melakoni perlawanan Thai All Stars.
Di bawah juru taktik Brendan Rodgers, Origi tidak memulai pertandingan liga dengan mulus, tetapi ia diberi kesempatan dalam pertandingan Liga Utama saat kedatangan Jürgen Klopp. Di musim itu ia melakukan debutnya di Liga Premier untuk Liverpool saat melawan rival mereka Manchester United di mana mereka kalah 3-1 di mana dia datang sebagai pengganti Danny Ings untuk 16 menit terakhir.
Baca Juga: Manchester United Memilik Catatan Merah bagi Pemain Asal Uruguay, Bagaimana dengan Cavani?
Lazimnya pemian baru, ia juga merasakan minimnya menit bermain di musim pertama Origi. Kendati demikian, Origi mendapatkan kesempatan bermain lebih pada musim keduanya pada 2016/ 17. Ketika itu, ia hanya mencetak 7 gol dari 34 pertandingan Premier League.
Sehabis musim itu, bersama Liverpool, Origi menjalani masa masa sulit yang kurang produktif dengan penyerang utama Liverpool kala itu , membuatnya menjalani masa peminjaman. Pada tanggal 31 Agustus 2017, untuk musim Bundesliga 2017/ 18, Origi bergabung dengan VfL Wolfsburg dengan status pinjaman selama satu musim.
Di sana ia sukses bermain 36 pertandingan dan sukses sumbangkan 7 gol. Setelah kembali dari masa peminjaman dengan Wolfsburg, Origi mulai menemukan permainan terbaiknya, bersama Liverpool di mana ia sukses mencetak 12 gol dalam 51 pertandingan.
Gol Divock Origi yang paling dikenang, kala ia menjadi pahlawan pemasti gelar juara Liga Champions Liverpool di Stadion Wanda Metropolitano pada 2019. Saat itu Liverpool menang 2-0 atas Tottenham Hotspur berkat gol penalti Mohamed Salah dan sepakan kaki kiri Divock Origi menjadi pemasti kemenagan The Reds.
Karir Origi di Timnas Belgia
Origi jmewakili Belgia di banyak level mulai dari U15, U16, U17, U19 dan U21 tetapi penampilannya yang mencolok hanya datang untuk Belgia U19 di mana ia mencetak 10 gol untuk mereka dalam 19 pertandingan di mana yang pertama datang selama pertandingan kualifikasi Kejuaraan U-19 Eropa UEFA 2013. melawan Belarusia pada 12 Oktober 2012.
Divock telah mewakili Belgia di level yang berbeda sejak remaja dan memiliki kesuksesan khususnya di tim U-19. Ia mencetak 10 gol dalam 19 pertandingan. Pada Mei 2014, Origi terpilih dalam skuad 23 pemain Belgia yang mewakili di Piala Dunia FIFA 2014.
Baca Juga: Hampir Satu Dekade Bela Manvhester United, Ini Perjalanan Kariri Kiper United David De Gea
Dia melakukan debut sebagai pemain pengganti Romelu Lukaku pada menit ke-58 dalam pertandingan Grup H melawan Aljazair di Belo Horizonte pada 17 Juni. Gol internasional senior pertamanya ia ciptakan di pertandingan kedua mereka dalam kemenangan 1-0 melawan Rusia.
Setelah melakukannya, ia menjadi pencetak gol termuda 19 tahun, 2 bulan dan 4 hari dari turnamen sampai pemain sayap Amerika Julian Green memecahkan rekornya. Sepanjang perjalanan level international Origi telah mencatatakan sebanyak 31 caps dan mampu menyumbang 3 gol bagi tim nasional Die Roten Teufel.
