SLEMAN, BERNAS.ID – Program Studi Arsitektur Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) menggelar Expo Kewirausahaan 2022 sebagai rangkaian minggu terakhir dari mata kuliah Kewirausahaan dengan tema Souvenir Desa Wisata Berbasis Kerajinan Lokal, Kamis (16/6).
Expo di Lobby Gedung Thomas Aquinas diikuti sebanyak 209 mahasiswa dengan total 45 kelompok dari mahasiswa Program Studi Arsitektur angkatan 2019 dan 2020. Pemilihan tema souvenir desa wisata dilatarbelakangi dari Program Studi Arsitektur yang merespon transisi pandemi ke endemi melalui skill arsitektur guna mencari inovasi usulan produk souvenir desa wisata.
Baca Juga Mendagri Ajak Seluruh Daerah Kelola Sampah Dengan Baik
Mutiara Cininta, S.T., M.Arch selaku Koordinator Mata Kuliah Kewirausahaan mengatakan tujuan expo agar mahasiswa dapat memaparkan ide dan gagasannya ke pengunjung. Ia juga menyampaikan expo kewirausahaan juga dilakukan secara virtual dengan pertimbangan agar mahasiswa dapat mendesain expo secara langsung mulai dari stand, strategi pemasaran, hingga company colour.
“Mahasiswa dari lintas program studi dapat mengunjungi expo ini untuk memberikan feedback pada kelompok karena setiap kelompok diminta untuk mendapatkan lima feedback dan dua dari lima feedback berasal lintas program studi untuk nantinya ditanggapi ketika UAS agar mahasiswa lebih open minded,” tutur Mutiara.
Lanjut tambahnya, pembuatan virtual expo dilakukan bekerja sama dengan Program Studi Sistem Informasi UAJY. Pengunjung dapat menyaksikan expo tersebut secara virtual melalui website resmi UAJY.
Produk yang ditampilkan di expo nantinya dapat dipasarkan oleh mahasiswa untuk dikembangkan menjadi bisnis baru. Mahasiswa juga diminta membuat prototipe agar dapat mengetahui secara langsung dan eksperimen mulai dari biaya dan hingga cara produksi suatu produk.
Baca Juga Pemda DIY Diminta Bertanggung Jawab Kelola Sampah Secara Profesional
“Kami mencari bentuk souvenir dilanjutkan dengan mencari desa wisata yang sekiranya sesuai dengan bentuk yang ingin kami buat. Kami mengembangkan dan memberikan inovasi dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian desa tersebut dilanjutkan hingga membuat business plan,” ungkap Sanchia, mahasiswi Program Studi Arsitektur angkatan 2020.
Menurut Sanchia dengan adanya expo ini, ia dan kelompoknya mendapatkan manfaat di antaranya menambah pengalaman dalam proses pembuatan produk serta mendapatkan ilmu lain, yaitu akuntansi. (*/jat)
