BANJARMASIN, BERNAS.ID – Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana A. Martosumito, S.I.K, M.H, sambut ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang datang untuk melakukan aksi unjuk rasa di Taman Kamboja, kemudian berlanjut ke Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Selasa (15/8/2023).
Aksi unjuk rasa ini menuntut Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Selatan Nomor 188.44/0184/kul/2023 tentang tarif bersih terendah agar direvisi.
Baca Juga : Korban Mafia Tanah Gelar Aksi Pawai Kemerdekaan Tuntut Keadilan
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana A. Martosumito, S.I.K, M.H menyampaikan bahwa pihaknya tidak akan pernah menentang aksi unjuk rasa, selama unjuk rasa yang digelar tidak anarkis.
Kapolresta juga menegaskan bahwa dirinya dan seluruh Personel yang datang selalu melakukan pengamanan dengan mengedepankan dan mengutamakan sisi kemanusiaan.
“Menjadi manusia merupakan pemberian, namun menjaga kemanusiaan kita adalah sebuah pilihan, mereka panas-panasan, kita juga panas-panasan, sama-sama, jadi untuk apa mengeraskan hati jika bisa dilembutkan dengan kasih sayang kepada sesama,” ujarnya.
Ada momen menarik dalam aksi unjuk rasa kali ini, selesai menyampaikan orasi, sebagai penutup para pengunjuk rasa mendendangkan lagu dan berjoget kecil, namun sorak soray masyarakat menjadi riuh ketika Kapolresta mengambil microphone dan bernyanyi bersama para pengunjuk rasa dan anggota, sembari berdansa. Momen unjuk rasa ini seketika berubah seperti euphoria pesta rakyat sesungguhnya.
Chemistry yang tercipta menjadi satu sinergi kuat antara masyarakat dengan Kepolisian, khususnya Polresta Banjarmasin yang tidak pernah memberi jarak kepada masyarakat yang ingin menyapa, berfoto, atau menyampaikan aspirasi kepada Kapolresta Banjarmasin.
“Kelembutan hati tidak mengenal ras, suku, agama, karena kelembutan adalah hal utama yang ada dalam diri umat manusia, tergantung manusianya, mau menjadi obor penerang dunia atau tidak,” ucap Kapolresta.
Baca Juga : Aksi Unjuk Rasa Menentang Pernyataan Rocky Gerung, Berjalan Tertib Dan Damai
Orang nomor satu di jajaran Polresta Banjarmasin ini menuturkan bahwa pihaknya hanya menurunkan satu kompi Personel dalam pengamanan aksi unjuk rasa kali ini.
“Hanya satu kompi, enggak perlu banyak-banyak, kita tidak lagi menghadapi teroris, selama kita bisa minta dengan cara yang baik untuk mereka tidak anarkis, mereka pasti bisa mengerti, saling memberikan feedback positif, wujud dari Polri PreSisi dan Humanis,” terang Kapolresta.
Sebelum undur diri, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol. Sabana A. Martosumito, S.I.K, M.H berpesan agar para pengunjuk rasa bisa tetap menjaga aksinya secara damai hingga selesai. (ros)
