SLEMAN, BERNAS.ID- Ratusan anak muda di Sleman Yogyakarta didorong mampu meningkatkan peranannya dalam pembangunan di era digital. Untuk itu, mendengarkan aspirasi kaum muda menjadi penting untuk membedah persoalan-persoalan yang dihadapi warga Sleman.
Yashinta Sekarwangi Mega, Anggota DPD RI mengatakan diskusi sekaligus menyaring aspirasi menjadi momentum penting bagi kaum muda untuk secara langsung menyampaikan keresahannya terkait tantangan di Sleman. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama kaum muda seperti pendidikan, peluang kerja, pengembangan UMKM.
“Kami ingin memastikan suara kaum muda Sleman didengar dan terwujud dalam kebijakan yang nyata. Pemuda adalah kunci masa depan daerah ini, dan inilah saatnya mereka mengambil peran aktif,” dalam diskusi bertajuk “Berani Ambil Peran untuk Sleman”, Sabtu (14/09).
Menurutnya, beberapa persoalan penting harus dituntaskan secara gotong royong dan kolaborasi lintas sektor mulai dari persoalan infrastruktur, hingga permasalahan ekonomi.
“Saya banyak mendapatkan masukan dan melihat sendiri bahwa Sleman tengah menghadapi banyak PR yang harus dikerjakan bersama-sama. Urbanisasi dan alih fungsi lahan, penerangan jalan, hingga pengangguran di kalangan kaum muda harus kita perhatikan bersama,” pungkasnya.
Salah satu calon bupati Sleman, Harda Kiswaya mengapresiasi inisiatif diskusi penyerapan aspirasi kaum muda untuk kolaborasi antara pemerintah dan kaum muda dalam menghadapi berbagai tantangan daerah. Ia menekankan pentingnya pendidikan kritis dan inovasi dalam menggerakkan perubahan di tingkat lokal.
Ia pun berharap diskusi-diskusi ke depannya akan menjadi wadah aspirasi yang mendorong kaum muda Sleman untuk berperan aktif dalam memajukan Sleman dengan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, pengusaha, maupun aktivis.
“Saya mendorong anak-anak muda untuk berani bermimpi besar dan berinovasi untuk mendorong perubahan sosial di Sleman,” tutupnya. (jat)
