SLEMAN, BERNAS.ID-Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan (DPUPKP) bersama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan peninjauan jembatan rusak di Jembatan Padasan penghubung Cangkringan-Pakem dan Jembatan di Kalurahan Bimomartani Ngemplak, Senin, (30/9). Peninjauan dipimpin langsung oleh Pjs Bupati Sleman, Kusno Wibowo.
Baca Juga Paslon Kustini-Sukamto Sebut Filosofi Nomor 1 Jadi Pemersatu Untuk Sleman Yang Maju
Hasilnya, jembatan yang ditinjau mayoritas tampak berlubang di sejumlah titiknya dan beberapa kayu sebagai penyangganya dinilai mulai lapuk. Temuan tersebut akan mengganggu kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan.
Pjs Bupati Sleman menyampaikan dua hal. Pertama, jembatan perlu pemeliharaan lebih lanjut karena dibutuhkan sebagai aksesibilitas masyarakat di dua wilayah tersebut. Kemudian, perlu peninjauan secara rutin terkait kondisi jembatan-jembatan penghubung yang vital di beberapa wilayah di Sleman.
“Ke depan Pemkab Sleman melalui DPUPKP akan bekerjasama dengan akademisi UGM melalui program pengabdian masyarakat untuk meninjau dan melakukan assesment jembatan-jembatan di Sleman. Nantinya hasil assesment yang dilakukan akademisi UGM diserahkan kepada DPUPKP mana yang perlu ditindaklanjuti dan selanjutnya menjadi masukan untuk kebijakan Pemkab Sleman,” terang Kusno
Kusno pun menyampaikan kolaborasi dan sinergi antara oemkab dan akademisi menjadi wujud kolaborasi yang luar biasa. “Kolaborasi ini diharapkan dapat berlanjut serta akan menjadi bagian inovasi untuk kemajuan infrastruktur di Kabupaten Sleman agar aman untuk digunakan sebagai penghubung wilayah,” tutupnya. (Jat)
