JAKARTA, BERNAS.ID – Pengamat kebijakan anggaran, Ucok Sky Khadafi, mengkritik keras Menteri BUMN Erick Thohir terkait pembentukan Danantara. Dalam video TikTok berdurasi 3 menit yang diposting Rabu (18/2/2025).
Ucok menuding Erick telah “mengakali” Presiden Prabowo dan bermain mata dengan Komisi VI DPR dalam penyusunan UU BUMN.
Baca Juga : Thai Airway Bangkrut, Maskapai Garuda Akan Menyusul ? Ini Analisa Direktur CBA Uchok Sky
Ucok menyoroti bahwa rencana awal pembentukan Danantara untuk mengkonsolir BUMN yang sehat justru berubah arah dan kini berada di bawah kendali penuh Menteri BUMN. Ia juga mempertanyakan potensi konflik kepentingan Erick Thohir dengan bisnis Mahaka Group di beberapa BUMN seperti Pertamina, PLN, Telkomsel, dan Himbara.
“Kita semua tahu mengapa Erick Thohir sangat berkepentingan terhadap Danantara. Beberapa media menulis bahwa ada konflik kepentingan antara Erick dan bisnis Mahaka Group di BUMN. Ayo kita periksa kebenarannya,” ujar Ucok dalam videonya.
Baca Juga : Disinggung Pecat STY Karena Tekanan, Erick : Saya Pemimpin yang Tak Bisa Ditekan
Ucok bahkan menyerukan agar Presiden Prabowo mengganti Erick Thohir sebelum terjadi kerusakan lebih besar di BUMN. Ia juga meminta Prabowo mengambil alih langsung proses penunjukan Direksi dan Komisaris BUMN agar tidak dikendalikan oleh kepentingan tertentu.
Hingga berita ini ditulis, video TikTok Ucok Sky telah ditonton lebih dari 64.000 kali. Video tersebut dapat diakses melalui tautan https://vt.tiktok.com/ZSM6w661W/.
Sebelumnya Menteri BUMN, Erick Thohir, menyebut Danantara merupakan visi Presiden untuk memastikan BUMN melakukan terobosan dan tidak bergantung pada anggaran negara.
“Danantara akan mengonsolidasikan semua aset dan investasi BUMN ke depan,” ujar Erick.
Danantara bertujuan untuk menghasilkan pendapatan tambahan untuk membiayai pembangunan nasional dan mengurangi ketergantungan pada APBN. (DID)
