BERNAS – Profesi Database Administrator (DBA) semakin banyak diminati di era digital saat ini. Perusahaan dari berbagai sektor sangat membutuhkan tenaga ahli untuk mengelola, mengamankan, dan memastikan sistem database mereka berjalan dengan baik. Kabar baiknya, kamu bisa memulai dari nol tanpa harus langsung punya latar belakang IT yang kuat. Kuncinya adalah konsistensi belajar dan mengikuti jalur pengembangan karier yang tepat.
Salah satu cara cerdas untuk memulai perjalanan ini adalah dengan kuliah di kampus yang mendukung kerja remote dan menyediakan program studi berbasis teknologi. Contohnya, Universitas Mahakarya Asia yang membuka kesempatan kuliah sambil kerja lewat strategi remote. Ingin tahu lebih detail? Cek artikel lengkapnya di sini: Strategi Kuliah Gratis di Universitas Mahakarya Asia. Atau kamu bisa langsung tanya-tanya ke admin via WhatsApp di sini.
Cara Menjadi Database Administrator dari Nol
1. Pilih Jurusan yang Tepat dan Bangun Dasar Ilmu
Untuk menjadi DBA profesional, kamu harus paham dasar-dasar pengelolaan data dan sistem informasi. Langkah pertama adalah memilih jurusan yang tepat. Di Universitas Mahakarya Asia, tersedia 12 program studi, termasuk: Sistem Informasi, Teknik Informatika, Manajemen Informatika. Ketiga jurusan ini sangat relevan dengan pekerjaan DBA karena mencakup pembelajaran database, logika pemrograman, sistem operasi, hingga manajemen proyek IT.
Di Mahakarya Asia, kamu juga bisa menjalani kuliah secara fleksibel sambil bekerja, sehingga kamu tidak harus meninggalkan aktivitas lain untuk mengejar gelar sarjana.
2. Ikuti Sertifikasi Khusus Database
Setelah memiliki dasar dari bangku kuliah, langkah berikutnya adalah memperkuat keahlian dengan sertifikasi profesional. Sertifikasi ini sangat penting karena menjadi bukti nyata kompetensi kamu di dunia kerja. Beberapa sertifikasi yang direkomendasikan antara lain: Oracle Certified Professional (OCP), Microsoft SQL Server Certification, MongoDB Certified DBA, AWS Certified Database – Specialty.
Nah, menariknya, Universitas Mahakarya Asia juga menyediakan akses ke berbagai program sertifikasi seperti ini. Dengan kombinasi kuliah dan sertifikasi, kamu bisa naik level lebih cepat dari pemula ke profesional.
Baca Juga: Mengenal Profesi Database Administrator dan Tugas Utamanya
3. Praktik Langsung dan Bangun Portofolio
Teori dan sertifikasi penting, tapi tanpa praktik, ilmu tidak akan berkembang maksimal. Berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan:
- Coba install dan gunakan software database seperti MySQL, PostgreSQL, atau MongoDB,
- Bangun proyek kecil seperti sistem informasi sederhana atau aplikasi inventory,
- Gabung ke komunitas IT untuk berbagi ilmu dan memperluas jaringan,
- Ikuti program magang atau freelance kecil-kecilan di bidang manajemen database.
Kampus seperti Universitas Mahakarya Asia juga membuka peluang mahasiswa untuk bekerja remote sembari kuliah. Ini adalah solusi ideal agar kamu bisa langsung menerapkan apa yang dipelajari ke dunia nyata.
4. Upgrade Skill Secara Bertahap
Dunia IT sangat dinamis. Setelah kamu paham dasar, jangan berhenti belajar. Skill tambahan seperti scripting (Python, Shell), pemahaman cloud (AWS, Azure), dan kemampuan menganalisis log sistem akan sangat berguna.
Perjalanan jadi DBA itu bukan sprint, tapi maraton. Kamu akan terus belajar dan berkembang seiring waktu.
Tambahan Penghasilan? Jadi Reseller Laptop Adalah Solusi Cerdas
Sambil kamu membangun karier sebagai Database Administrator, kenapa tidak mulai juga membangun sumber penghasilan tambahan? Salah satu cara paling relevan dengan dunia IT adalah menjadi reseller laptop di Adolo.id.
Menjadi Database Administrator dari nol bukan hal mustahil. Kamu bisa memulai dari memilih jurusan yang tepat di kampus yang mendukung kerja remote, seperti Universitas Mahakarya Asia, melanjutkan dengan sertifikasi, membangun portofolio, dan terus mengasah skill.
Jangan lupa juga untuk memanfaatkan peluang bisnis di bidang teknologi seperti menjadi reseller laptop di Adolo. Semua bisa kamu jalani secara paralel, asal ada niat dan langkah yang terencana.
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
