JAKARTA,BERNAS.ID – Anak itu adalah masa depan bangsa. Adanya mereka adalah sebuah anugrah yang harus di pupuk sedini mungkin agar kelak dapat berkontribusi positif untuk Indonesia.
Demikian disampaikan Malika, founder dari komunitas Rangkul Tangan, komunitas yang berfokus untuk memberikan motivasi belajar untuk anak-anak usia dini, yang kurang beruntung yang tinggal di wilayah pra-sejahtera di Indonesia.
“Dimata saya Hari Anak adalah hari yang spesial, setiap tahunnya. Komunitas kami selalu merayakan hari anak ini bersama adik-adik sasaran kami, “ ungkap Malika memperingati Hari Anak Nasional, (23/7/2025).
Baca Juga :Dua Film Dokumenter Garin Nugroho Diputar, Tampilkan Rekaman Permasalahan Bangsa yang Terus Berulang
Menurut Malika pendidikan untuk anak-anak itu tidak boleh dianggap remeh, terutama untuk usia dini disaat otak mereka sedang berkembang dan sedang menyerap banyak hal.
“Salah satu inisiasi saya membuat komunitas ini adalah ingin membantu anak-anak yang kurang beruntung khususnya usia 4-8 tahun (golden age), agar mendapatkan hak pendidikan yang sama dengan anak-anak pada umumnya,” jelasnya.
Baca Juga :Satu Tahun Rangkul Tangan, Bagikan 100 Alat Sekolah untuk Adik Kampung Pemulung
Meskipun datang dari keluarga yang memiliki limitasi terhadap akses pendidikan, melalui platform yang akan ia kembangkan ini, percaya bahwa siapapun berhak untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak.
“Dimulai dari menumbuhkan rasa cinta terhadap belajar bersama Rangkul Tangan, “ pungkasnya. (FIE)
