Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Ditjenpas Pastikan Penanganan Cepat Kasus WBP Meninggal di Lapas Palangka Raya

    June 2, 2026

    Festival Wayang Beber Pancasila 2026 Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan

    June 2, 2026

    CGTN: 70 tahun hubungan Tiongkok-Afrika: Dari perjuangan bersama menuju impian bersama akan modernisasi

    June 1, 2026

    Hari Lahir Pancasila, Atlet Indonesia Harumkan Bangsa di Ajang Internasional Thai Martial Art Asian Games 2026

    June 1, 2026

    Pancasila Cahaya Peradaban

    June 1, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Dorong Tranformasi Digital, Bank Jakarta Raih Penghargaan Digital Brand

      May 24, 2026

      Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan, Menkeu Purbaya Hadiri Jogja Financial Festival 2026

      May 22, 2026

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Internasional»CGTN: 70 tahun hubungan Tiongkok-Afrika: Dari perjuangan bersama menuju impian bersama akan modernisasi
    Internasional

    CGTN: 70 tahun hubungan Tiongkok-Afrika: Dari perjuangan bersama menuju impian bersama akan modernisasi

    BernasBy BernasJune 1, 2026No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    BEIJING, June 01, 2026 (GLOBE NEWSWIRE) — Tahun ini memperingati 70 tahun terjalinnya hubungan Tiongkok-Afrika. CGTN menerbitkan sebuah artikel yang menyoroti peran prioritas Afrika dalam keseluruhan kebijakan luar negeri Tiongkok, sekaligus menelusuri bagaimana kemitraan Tiongkok-Afrika telah dibangun dan diperkuat selama beberapa dekade. Artikel tersebut juga mengulas bagaimana kerja sama yang semakin erat dalam beberapa tahun terakhir telah membantu memperkuat suara dan keterwakilan negara-negara Selatan Global, serta berkontribusi dalam mendorong tatanan internasional yang lebih seimbang dan demokratis.

    Ketika Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Presiden Mesir Abdel-Fattah al-Sisi saling bertukar pesan ucapan selamat pada hari Sabtu untuk memperingati 70 tahun hubungan Tiongkok-Mesir, momen tersebut juga menunjukkan pencapaian yang lebih besar: tujuh dekade hubungan Tiongkok-Afrika.

    Presiden Xi menyebutkan bahwa selama 70 tahun terakhir, hubungan Tiongkok-Mesir telah menjadi model persahabatan, solidaritas, dan kerja sama di antara negara-negara berkembang, sekaligus tolok ukur bagi kerja sama Tiongkok dengan negara-negara Arab serta antara Tiongkok dengan Afrika.

    Saat ini, hubungan Tiongkok-Afrika telah berkembang dari persahabatan yang lahir dari perjuangan bersama menjadi kemitraan yang dinamis, dengan komitmen pada pembangunan, modernisasi, dan kebangkitan negara-negara Selatan Global.

    Dari solidaritas menuju kemitraan strategis

    Fondasi persahabatan Tiongkok-Afrika terbentuk pada masa perubahan politik besar.

    Sejak era 1950-an hingga 1970-an, Tiongkok telah secara konsisten mendukung perjuangan negara-negara Afrika untuk meraih kemerdekaan nasional dan pembebasan. Negara-negara Afrika juga berperan penting dalam pemulihan kursi sah Republik Rakyat Tiongkok di PBB pada tahun 1971. Dari 76 suara yang mendukung resolusi tersebut, 26 di antaranya berasal dari negara-negara Afrika. Kontribusi ini turut meletakkan fondasi kuat bagi rasa saling percaya antara Tiongkok dan Afrika.

    Awal tahun ini, Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi mengunjungi Afrika, melanjutkan tradisi selama 36 tahun yang menjadikan benua tersebut sebagai tujuan kunjungan luar negeri pertama menteri luar negeri Tiongkok setiap tahun. Hal ini mencerminkan arti penting hubungan Tiongkok-Afrika.

    Selama dua dekade terakhir, kerja sama Tiongkok-Afrika berkembang pesat. Pembentukan Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika (FOCAC) pada tahun 2000 menyediakan kerangka kelembagaan bagi kerja sama kedua pihak. Sementara itu, kebijakan Tiongkok terhadap Afrika yang berlandaskan ketulusan, hasil nyata, persahabatan, dan iktikad baik turut menjadi pedoman bagi hubungan bilateral. Pada tahun 2015, kedua pihak meningkatkan hubungan mereka menjadi kemitraan kerja sama strategis komprehensif dan meluncurkan “Sepuluh Rencana Kerja Sama”. Langkah ini meletakkan fondasi kuat bagi percepatan modernisasi di seluruh benua Afrika.

    Pada KTT FOCAC 2024, Tiongkok dan Afrika kembali meningkatkan hubungan mereka menjadi komunitas yang tangguh dalam berbagai situasi dengan masa depan bersama untuk era baru. Tiongkok juga memperluas akses bebas bea dari 33 negara Afrika menjadi mencakup seluruh 53 negara Afrika yang memiliki hubungan diplomatik dengannya pada tahun 2025. Dengan demikian, Tiongkok menjadi ekonomi besar pertama yang secara sepihak memberikan perlakuan tarif nol untuk seluruh kategori produk kepada setiap negara Afrika yang menjalin hubungan diplomatik dengannya.

    Humphrey Moshi, ekonom terkemuka asal Tanzania, menggambarkan kerja sama Tiongkok-Afrika sebagai contoh signifikan solidaritas negara-negara Selatan Global. Ia mengatakan bahwa solidaritas seperti itu membantu mengubah negara-negara berkembang dari “peserta pasif” menjadi “pembentuk aktif” aturan internasional.

    Meningkatkan modernisasi melalui kerja sama praktis

    Meskipun kepercayaan politik menjadi fondasi hubungan Tiongkok-Afrika, kerja sama ekonomi telah menjadi faktor penstabil sekaligus mesin pertumbuhan kemitraan tersebut.

    Menurut data yang dirilis oleh Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok, perdagangan Tiongkok-Afrika mencapai rekor $348 miliar pada 2025, naik 17,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Tiongkok juga tetap menjadi mitra dagang terbesar Afrika selama 17 tahun berturut-turut. Momentum tersebut terus berlanjut hingga tahun 2026. Pada kuartal pertama saja, perdagangan Tiongkok dengan negara-negara Afrika mencapai 646,56 miliar yuan ($92,2 miliar), naik 23,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Pada saat yang sama, Inisiatif Sabuk dan Jalan telah mengubah konektivitas di seluruh benua Afrika melalui peningkatan sistem perkeretaapian dengan proyek-proyek seperti Kereta Api Tazara dan Kereta Api Lebar Standar Mombasa-Nairobi. Keduanya menjadi proyek unggulan yang menjadi contoh kerja sama Sabuk dan Jalan yang berkualitas tinggi antara Tiongkok dan Afrika.

    Menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Tiongkok telah menandatangani perjanjian keringanan utang atau mencapai kesepakatan terkait keringanan utang dengan 19 negara Afrika pada tahun 2023. Dengan demikian, Tiongkok menjadi kontributor terbesar dalam upaya penangguhan pembayaran utang di bawah kerangka G20.

    Sementara itu, Tiongkok telah melatih puluhan ribu tenaga profesional Afrika melalui beasiswa, pelatihan vokasi, dan program pertukaran pendidikan. Hingga bulan Juni 2025, Tiongkok telah mengadakan 17 Lokakarya Luban di 15 negara Afrika. Sementara itu, rencana kerja sama universitas Tiongkok-Afrika, yaitu inisiatif pendidikan tinggi yang mempertemukan universitas-universitas Tiongkok dengan institusi-institusi Afrika, telah menghubungkan 114 perguruan tinggi.

    Paul Frimpong, direktur eksekutif sekaligus rekan peneliti senior di Africa-China Centre for Policy & Advisory, mengatakan bahwa kontribusi Tiongkok terhadap pembangunan Afrika semakin terlihat.

    Ia menambahkan, “Berbagi pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman oleh Tiongkok di sektor-sektor seperti manufaktur dan energi hijau memberikan dampak mendalam terhadap perjalanan Afrika menuju modernisasi dan kemandirian.”

    https://news.cgtn.com/news/2026-05-30/China-Africa-ties-at-70-Path-to-a-shared-dream-of-modernization-1NzbT7rDWhy/p.html

    CONTACT: CGTN Digital
    cgtn@cgtn.com

    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Bernas
    • Website

    Related Posts

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026

    Framery mengumumkan lini produk Gradus™ baru yang didesain untuk pasar AS dan Kanada

    May 28, 2026

    Framery mengumumkan lini produk Gradus™ baru yang didesain untuk pasar AS dan Kanada

    May 28, 2026

    Tingkatkan Strategi Anda: Kompetisi Trading Global Diluncurkan dengan Hadiah Uang Tunai Besar

    May 27, 2026

    CGTN: Mengutamakan rakyat: Prinsip utama dalam tata kelola Tiongkok

    May 26, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Internasional Terbaru

    CGTN: 70 tahun hubungan Tiongkok-Afrika: Dari perjuangan bersama menuju impian bersama akan modernisasi

    June 1, 2026

    Dua Raja Babilonia, Pejabat Bea Cukai Mesir, dan Harta Karun Korsika Menjadi Sorotan dalam Lelang Barang Antik & Seni Kuno TimeLine pada 2 Juni

    May 31, 2026
    Berita Nasional Terbaru

    28 Tahun Reformasi, Aktivis UJB Luncurkan Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa

    May 21, 2026

    Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

    April 13, 2026
    Berita Daerah Terbaru

    Festival Wayang Beber Pancasila 2026 Ajak Masyarakat Rawat Lingkungan

    June 2, 2026

    Imigrasi Palu Teguhkan Persatuan Lewat Semangat Pancasila

    June 1, 2026
    BERNAS.id

    Office Address :
    Jakarta
    Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
    Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

    Yogyakarta
    Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
    Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

    Email :
    info@bernas.id
    redaksi@bernas.id

    Advertisement & Placement :
    +62 812-1523-4545

    Link
    • Google News BERNAS.id
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    • Kode Etik
    • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
    BERNAS.id
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.