HarianBernas.com – Seorang anak perempuan berusia 8 tahun menjadi sasaran pelecehan seksual di internet. Pelecehan di internet tersebut tepatnya pada layanan via karaoke online Musical.ly. Saat kejadian tersebut berlangsung pada hari Senin pekan ini, untung saja sang ibu sedang berada di dekat gadis perempuan tersebut.
Ibu sang korban bernama Alicia, saat itu sedang bersantai bersama anak perempuannya Charli di rumah mereka yang terletak di Melbourne, Australia. Kemudian, tiba-tiba ada notifikasi pesan yang masuk di iPad Charli.
Pesan yang masuk tersebut tak lain dan tak bukan dari akun Musical.ly yang bernama 'The Real Justin Bieber'. Alicia pun bertanya kepada sang anak mengenai identitas si pengirim pesan tersebut yang mengaku sebagai penyanyi papan atas Justin Bieber.
Saat ditanya mengenai hal tersebut sang anak pun bingung dan mengaku tidak tahu-menahu. Akhirnya, mereka memutuskan untuk membaca isi pesan tersebut secara bersama-sama.
Sebagaimana dilaporkan di News Australia, yang dihimpun dalam sumber lain, Minggu (26/3/2017), pesan pertamanya yaitu berisi pertanyaan 'siapa yang mau memenangkan video call selama 5 menit bersama saya (Bieber)?.
Pada awalnya, Charli dan sang bibu tidak menaruh riga dan ia pun mengira bahwa akun yang mengirim pesan tersebut merupakan akun resmi dari Justin Bieber untuk menyapa para fans-nya supaya lebih dekat.
Yang sangat mengejutkan dan langsung membuyarkan persepsi Alicia adalah ketika akun The Real Justin Bieber melontarkan pesan “Kau cuma perlu mengirimkan saya, foto telanjangmu atau alat kelaminmu”. Pesan tersebut diterimanya pada pesan selanjutnya. Pesan tersebut sungguh tak senonoh dan layaknya predator seksual.
Sang predator pun tetap mengirimkan pesannya. Pesan selanjutnya, yakni “Banyak gadis yang mengirimkan saya foto demikian dan saya tidak akan memberi tahu orang bahwa kamu juga mengirimnya”.
Melihat pesan yang berisi hal tak senonoh itu membuat Alicia kaget dan merasa sangat terpukul dengan perlakuan yang diterima sang anak. Walaupun demikian, ia juga sedikit bersyukur dan lega karena saat kerjadian tersebut ia sedang bersama dengan anaknya.
Alicia mengatakan bahwa hal yang membuat sedih adalah banyak anak-anak yang mungkin menerima pesan serupa tanpa didampingi oleh orangtua. Kemudian, mereka memutuskan untuk menuruti perkataan sang predator. Hal tersebut mungkin saja terjadi.
Saat mengetahui pesan tak senonoh tersebut, ia segera mengambil iPad Charli dan segera pergi ke mantor polisi untuk melaporkan pelecahan yang dilakukan predator tersebut. Polisi berjanji akan membantu, tapi untuk melacak identitas pelaku merupakan hal yang sulit dilakukan.
Alicia mengatakan bahwa polisi mengatakan sang pelaku bisa saja berada di belahan dunia lain dan susah terlacak.
Musical.ly sendiri merupakan aplikasi yang populer di kalangan anak kecil hingga remaja di bawah usia 21 tahu. Musical.ly didirikan pertama kali pada tahun 2014, pengguna aktif pada aplikasi ini sekarang sudah tembus mencapai 50 juta pengguna.
Alicia sendiri merupakan salah satu orangtua yang mengizinkan anaknya untuk bermain menggunakan layanan Musical.ly. Ia juga mengatakan bahwa orangtua anaknya banyak yang memblokir layanan Musical.ly karena rentan dijakukan wadah untuk melakukan pelecehan seksual oleh para predator.
Alicia menambahkan bahwa ia berpikir akan sangat jahat apabila ia tidak mengizinkan anaknya untuk tidak bermajn Musical.ly.
Saat mengizjnkan anaknya untuk bermain Musical.ly, ia pun membuat kesepakatan bersama bahwa akun Musical.ly-nya menggunakan emailnya dan foto profilnya adalah fotonya dengan Charli.
Nampaknya, strategi yang dilakukan tersebut tidak berhasil untuk menghalangj para predator seksual online yang menyasar ke Charli. Dengan kejadian tersebut, ia akan lebih ketat dalam mendampingi anaknya ketika berselancar secara online.
Kejadian ini memberikan pelajaran bagi kita semua untuk berhati-hati dengan internet. Di satu sisi, internet adalah jendela informasi dunia, tapi di sisi lain juga bisa membawa bahaya utamanya bagi anak kecil yang belum mengerti banyak hal.
“Menakutkan sekali dunia sekarang ini,” ujar Alicia.
