Bernas.id – Ahok sapaan akrab Basuki Tjahaja Purnama selalu menjadi kontroversial tersendiri di tengah masyarakat Indonesia. Proses pengajuan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung terkait dakwaan penodaan agama pun menjadi polemik tersendiri.
Mantan Gubernur DKI Jakarta Ahok mengajukan PK atas vonis perkaranya ke MA pada 2 Februari 2018. PK tersebut terkait vonis 2 tahun penjara dalam kasus penondaan agama yang dijatuhkan majelis hakim pada Mei 2017.
Terlepas dari peninjauan PK, melalui akun instagram milik Ahok, tim adminnya justru mengunggah teka-teki tentang siapa yang mencukur rambut Ahok. Unggahan ini menjelaskan tulisan tangan Ahok yang menjelaskan siapa penggunting rambutnya.
Dalam postingan itu terungkap bahwa pemotong rambut Ahok bukan tukang cukur khusus yang didatangkan dari luar. Ahok menulis bahwa pemotong rambutnya itu bernama Pak Kumis.
Sosok Pak Kumis ini rupanya adalah tukang cukur khusus untuk ribuan anggota Brimob yang ada. Diceritakan, Pak Kumis ini mampu memotong rambut 30-40 anggota Brimob per hari.
“Saya di sini rambutnya dipotong oleh Pak Kumis yang bisa memotong rambut 30-40 Brimob/hari,” tulis Ahok.
Sebagai tukang cukur, tentu saja, Pak Kumis harus memegang kepala Ahok. Memang memegang kepala Ahok bukan untuk meledek atau merendahkan, tetapi untuk merapikan rambut Ahok.
