Bernas.id ? Sebuah perusahaan memiliki strategi pemasaran yang berbeda-beda tergantung produk atau jasa yang dihasilkan. Salah satu strategi yang banyak diterapkan pembisnis adalah sistem reseller. Secara umum arti reseller adalah perusahaan atau perorangan (pedagang) yang membeli suatu barang atau jasa dari produsen atau supplier dengan tujuan menjualnya kembali ke konsumen akhir untuk memperoleh keuntungan.
Dari sisi produsen, bekerjasama dengan reseller adalah strategi pemasaran yang efektif karena dapat menjual produk dalam jumlah besar dengan cepat. Sementara dari sisi reseller, model bisnis ini merupakan peluang yang menguntungkan karena tidak perlu memproduksi barang atau jasa sendiri, tinggal memasarkan produk saja. Karena keuntungan tersebutlah banyak perusahaan yang menggunakan strategi ini, dan semakin lama jumlah reseller juga meningkat pesat.
Sebagian orang beranggapan bahwa reseller digunakan dalam kegiatan bisnis online. Padahal tidak. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa kebanyakan reseller memanfaatkan teknologi digital sebagai media pemasaran. Reseller dengan dropshiper berbeda. Jika dilihat dari sistem kerjanya reseller lebih menguntungkan daripada dropshiper. Karena reseller bisa memperlihatkan real picture atau foto asli dari produk tersebut. Dan biasanya reseller lebih bisa meyakinkan calon konsumen daripada dropshiper, karena dropshiper hanya mengandalkan foto dari produsen dan keterangan yang tertera.
Nah, bagaimana agar perusahaan atau produsen menggaet reseller dengan mudah? Berikut langkah-langkahnya!
1. Masuk Grup atau Komunitas
Untuk mendapatkan reseller yang potensial, bisa dengan cara mencari di grup atau komunitas yang sesuai dengan produk yang dihasilkan. Selain dari grup atau komunitas bisa juga dengan Website. Namun, biasanya yang masuk melalui Website hanya coba-coba, berbeda jika dari grup atau komunitas.
2. Pastikan Produk yang Dihasilkan adalah yang berkualitas
Reseller mencari produsen atau supplier biasanya memposisikan diri sebagai konsumen. Reseller akan memilih barang dengan kualitas bagus dengan harapan tidak mengecewakan konsumennya nanti. Jadi pastikan produk Anda berkualitas dan juga berikan pelayanan yang baik kepada mereka. Banyak supplier yang tidak memberikan pelayanan yang bagus, sehingga reseller-nya berhenti di tengah jalan. Hal yang perlu diingat oleh pelaku bisnis adalah bahwa reseller adalah jembatan yang menghubungkan produsen dengan konsumen. Maka, perlakukan reseller dengan baik. Jika tidak, bukan tidak mungkin reseller akan mencari supplier lain.
3. Benefit yang Didapatkan Reseller
Selain laba dari penjualan, alangkah baiknya beri benefit lain untuk reseller Anda. Bisa dengan memberi harga yang lebih murah untuk pembelian yang banyak, bonus uang atau barang, sistem poin dan sebagainya. Dengan adanya benefit tersebut akan menarik reseller untuk gabung di bisnis Anda.
4. Jadikan Reseller Sebagai Partner Bisnis
Reseller merupakan salah satu tim marketing dalam bisnis Anda yang tidak dibayar. Jika perlu jangan menempatkan diri sebagai bos di mata para reseller Anda. Jadikan para reseller sebagai tim atau partner dan Anda juga harus mau mendengar keluhan dari mereka dan memecahkan masalah bersama-sama. Jalin hubungan baik terhadap reseller agar bisnis berjalan dengan lancar.
Begitu pentingnya tim marketing dalam sebuah perusahaan. Sama halnya dengan kemampuan digital marketing guna mengembangkan bisnis yang Anda jalankan. Gaet reseller sebanyak-banyaknya agar profit meningkat!
