Bernas.id – Komunikasi efektif sangat layak kita perhitungkan dalam membangun karir. Dengan komunikasi yang baik tentunya akan mendukung segala aktivitas kerja yang kita lakukan. Banyak faktor yang dapat membuat apa yang akan kita sampaikan menjadi lebih berkualitas. Seperti kesiapan mental, penguasaan bahan, kelengkapan sarana pendukung serta hal-hal lainnya. Karena adakalanya kita merasa gugup hingga tidak mampu mengomunikasikan pesan yang kita miliki.
Lima tips dasar berikut akan sangat membantu Anda dalam berkomunikasi :
1. Gunakan kalimat seefektif mungkin
Uraikan isi pembicaraan dengan kalimat efektif dan langsung mengena pada sasaran. Hindari mengungkapkan informasi detail yang kurang relevan. Lawan bicara Anda tidak akan peduli dengan informasi yang tidak berhubungan dengan topik pembicaraan. Hindari penggunaan idiom bahasa yang kurang dimengerti calon pendengar Anda.
2. Jangan mengungkapkan pengulangan ide/pokok bahasan
Jika Anda ingin mengungkapkan ide, entah pada bos atau dalam suatu rapat, ketahui lebih dulu apakah ide tersebut sudah pernah diungkapkan oleh yang lain. Jika sudah, lebih baik Anda tidak usah mengungkapkannya. Karena umumnya orang tidak akan tertarik mendengarkan pengulangan sebuah ide. Dalam presentasi suatu analisa, usahakan tidak terjadi pengulangan kalimat-kalimat yang merupakan teori ataupun kesimpulan. Aturlah urutan penyampaian agar lebih fokus saat menyampaikannya.
3. Jangan berbicara terlalu lambat
Tutur kata yang terlalu pelan dan lamban hanya akan membuat lawan bicara Anda bosan dan tidak sabar. Lagi pula gaya bicara Anda yang terlalu pelan akan mengesankan Anda ragu-ragu dan tidak percaya diri. Karena itu bicaralah dengan nada yang optimis dan penuh percaya diri.
Namun yang patut kita ingat, bukan berarti Anda harus berbicara secara cepat tanpa ritme. Anda harus pandai menentukan ritme bicara, di mana harus berbicara dan di mana harus berhenti. Ritme yang tepat dalam berkomunikasi tentunya didapat setelah Anda sering melakukan latihan yang cukup.
4. Hindari gumaman yang terlalu sering
Gumaman yang terlalu sering hanya akan mengganggu pembicaraan Anda. Lagipula lawan bicara Anda akan merasa lelah menunggu kapan pembicaraan Anda selesai. Hal ini juga akan mengurangi respect pendengar Anda, karena Anda dinilai tidak menguasai materi pembicaraan.
5. Hindari humor yang tidak perlu
Melontarkan humor memang sah-sah saja untuk menyegarkan suasana. Namun, Anda harus tanggap membaca suasana setelah Anda mengungkapkan humor. Apakah lawan bicara Anda benar-benar terpancing tertawa atau tertawa dengan terpaksa. Atau bahkan menunjukkan wajah yang terganggu dengan humor Anda. Jika lawan bicara Anda tidak tertarik dengan humor Anda, teruskan pembiraan kembali. Jangan memaksa lawan bicara untuk menertawakan humor Anda yang telah gagal. Dengan mempelajari dan melakukan tips di atas, Anda dapat bermokunikasi secara lebih efektif sekaligus melatih diri Anda menjadi pribadi yang efektif. Ingat keefektifan diperlukan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan.
Komunikasi adalah pemecah masalah ketika kita mengalami konflik, konflik secara internal maupun secara eksternal, komunikasi membawa kita pada perubahan yang lebih baik, seorang komunikator yang baik cenderung mampu membentuk opini publik, mampu menggerakkan massa, mampu mengendalikan situasi dan mampu mengeksekusi sebuah gagasan menjadi sebuah realita. Seorang komunikator yang baik sangat disegani oleh lawan maupun kawan, seorang komunikator yang baik sangat diperhitungkan dalam berbagai tatanan.
Komunikasi yang baik telah melahirkan beberapa penulis yang luar biasa, komunikasi yang baik telah melahirkan pembicara-pembicara besar, hampir semua masalah dalam kehidupn manusia cenderung disebabkan oleh masalah komunikasi. Jika ingin mengubah hidup maka kita hanya perlu memperbaiki komunikasi kita.
Untuk dapat berkomunikasi dengan efektif dan tepat, 15 poin ini dapat membantu Anda:
- Kenali konsep diri Anda
- Kenali kelebihan dan kekurangan Anda
- Tetapkan tujuan komunikasi
- Gali manfaat dari komunikasi yang akan terjadi
- Buat draft pembicaraan
- Kuasai topik pembicaraan
- Hargai perbedaan pendapat
- Menahan diri untuk menguasai pembicaraan
- Pertahankan kontak mata
- Empati terhadap situasi dan kondisi klien
- Atur dan manajemen napas
- Kontrol postur tubuh
- Gunakan bahasa non verbal seperlunya
- Gunakan bahasa yang sama-sama dimengerti
- Ceriakanperbincangan dengan humor-humor segar
Komunikasi yang efektif membantu dalam banyak aspek personal branding. Komunikasi ynag efektif membuat isi percakapan Anda menjadi lebih bermakna. Komunikasi yang bermakna juga akan memiliki bobot yang berat karena sarat akan pesan penting seperti penyampaian visi, misi dan nilai yang Anda jadikan pondasi dalam bisnis yang Anda jalani. Kepiawaian berkomunikasi akan meyakinkan rekan Anda bahwa kepribadian Anda menyenangkan dan dapat dipercaya. Bahkan Bernas Group juga mengajak Anda bekerja sama dalam meningkatkan performa personal branding yang begitu penting di dunia bisnis.
