BERNAS – Memasuki milenium baru, bentuk bangunan atau arsitektur mengalami perubahan. Banyak bangunan di zaman sekarang yang lebih mengutamakan bentuk dan fungsinya, dibandingkan dengan ornamen hias atau keindahannya. Bentuk bangunan yang lebih mengutamakan fungsi tersebut kemudian dikenal sebagai arsitektur modern.
Arsitektur modern lebih menyederhanakan bentuk bangunan. Desainnya pun menggunakan material tertentu yang lebih membantu menciptakan bangunan yang sederhana dan fungsional.
Perubahan model bangunan modern dari era sebelumnya terjadi bersamaan dengan perpindahan tenaga manusia yang perlahan diganti dengan tenaga mesin. Oleh karena mesin tidak bisa membuat model bangunan secara detail, sehingga bentuknya lebih disederhanakan ke arah fungsionalnya.
Para arsitek kemudian berupaya untuk menciptakan kenyamanan untuk penghuni, dan melakukan sejumlah eksperimen tanpa meninggalkan kesan keindahan. Desain arsitektur modern terbagi ke dalam beberapa jenis. Namun sebelum berbicara jauh, akan dijelaskan terlebih dahulu sejarah arsitektur modern.
Sejarah Arsitektur Modern

Gaya bangunan modern memiliki beberapa tipe yang sudah ada dalam enam puluh tahun belakangan. Bagi kebanyakan arsitek, desain arsitektur dibuat lebih futuristik dan menyesuasikan dengan zaman.
Sementara itu, untuk jenis arsitektur era sebelumnya lebih banyak melibatkan furnitur minimalis dan pemilihan warna netral. Meskipun berbeda dengan model arsitektur lain, desain modern memang sengaja menciptakan bentuk yang sesuai dengan fungsinya.
Hal tersebut dipelopori oleh Louis Sullivan, yang membangun Chicago World Fair pada 1893. Sullivan berhasil membuat desain bangunan yang sesuasi dengan fungsinya secara detail.
Bentuk yang sesuai dengan fungsinya kemudian menjadi panduan bagi banyak arsitek modern hingga saat ini. Banyak rumah di era modern yang dibangun dengan mengutamakan fungsinya.
Baca juga: Bangunan Arsitektur Terbaik di Indonesia
Konsep Arsitektur Modern

Bentuk arsitektur modern yang lebih mengutamakan fungsi daripada keindahan tidak terlepas dari prinsip bahwa sebuah bangunan merupakan hasil dari olah pikir, dan bukan olah rasa.
Olah pikir menciptakan sebuah bangunan yang berfungsi dan dapat dimanfaatkan oleh manusia. Sementara itu, olah rasa lebih mengarah kepada kerja-kerja seni yang lebih mengutamakan estetika.
Hal ini tidak terlepas dari perkembangan teknologi dari revolusi industri. Pekerjaan manusia banyak yang dialihkan ke mesin. Meski begitu, tenaga mesin memiliki kekurangan yakni tidak bisa membuat detail. Hal ini yang turut memengaruhi pendirian bangunan modern yang lebih mengutamakan fungsi.
Aliran Arsitektur Modern
Adapun aliran dari arsitektur modern adalah sebagai berikut:
- Arsitektur Art Nouveau
- Arsitektur Brutalis
- Arsitektur Constructivist
- Arsitektur Ekspresionist
- Arsitektur Futurist
- Arsitektur Fungsional
- Arsitektur Internasional
- Arsitektur Organic
- Arsitektur Post modern
- Arsitektur Visionary
Baca Juga: Aisyiyah Gagas Arsitektur Gerakan Perempuan Berkemajuan
Prinsip-Prinsip Arsitektur Modern

Salah seorang arsitek bernama Le Corbusier, mengembangkan seperangkat prinsip-prinsip arsitektur yang disebut “The Five Points of a New Architecture”. Lima poin tersebut antara lain:
Pilotis, yakni penggantian dinding pendukung dengan grid kolom beton bertulang yang menyandang beban struktural yang merupakan dasar dari estetika baru.
Perancangan bebas pada ground plan, tidak adanya dinding pendukung yang berarti rumah bersifat tidak terkendali dalam penggunaan internalnya.
Desain bebas pada fasad, yakni memisahkan bagian luar bangunan dari struktur fungsi, sehingga menciptakan kebebasan dari kendala struktural.
Jendela horizontal, adalah memotong seluruh panjang fasad bangunan, sehingga pencahayaan dalam ruangan sama.
Taman Atap, yakni sebuah taman di bagian atap rumah. Hal ini dapat dilakuakn apabila atap bangunan dibuat datar dengan menggunakan beton, dan dapat memberikan perlindungan penting.
Baca juga: 5 Tempat Ibadah dengan Arsitektur Unik di Indonesia
Dengan demikian, arsitektur modern memang didesain supaya banguan yang dibuat dengan mengutamakan fungsi, sehingga nilai-nilai keindahan atau estetika kurang begitu diperhatikan.
Rekomendasi Jurusan Arsitektur yang Bisa Anda Pilih
Jika Anda tertarik di bidang ini, mengambil jurusan Arsitektur di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) adalah pilihan yang tepat.
Tak hanya tersedia kuliah offline, UNMAHA juga menyediakan program kuliah online serta program kuliah khusus karyawan.
Menjadi mahasiswa di UNMAHA, Anda berkesempatan mendapat beasiswa berupa gratis SPP. Dengan mengerjakan proyek langsung, tak hanya akan mendapat beasiswa tetapi Anda akan membangun portofolio sejak dini.
Tak hanya itu, UNMAHA juga menyediakan program sertifikasi untuk memberikan pengakuan resmi pada keahlian yang Anda miliki. Dengan sertifikasi yang telah diakui oleh BNSP, akan sangat efektif mendukung karier Anda.
Kunjungi laman PMB UNMAHA untuk mendapat informasi lebih lanjut atau langsung menghubungi Admin UNMAHA melalui WhatsApp. (1)
