JAKARTA, BERNAS.ID – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas memperbarui master plan lokasi food estate di Kalimantan Tengah. Pemutakhiran master plan bertujuan untuk menghasilkan dokumen desain induk pembangunan food estate, program strategis nasional.
Sekretaris Bappedalitbang, Kabupaten Pulang Pisau, Hendri Arroyo mengatakan pemutakhiran bertujuan untuk pembuatan dokumen desain induk (master plan) tentang pembangunan kawasan dengan pendekatan pengembangan kawasan pertanian secara terintegrasi. “Pemutakhiran master plan ini sebagai upaya membangun perangkat platform sistem ketahanan pangan nasional berbasis korporasi petani dan food estate,” tuturnya, Senin (11/10/2021).
Baca Juga Pakai Teknologi Modern, Ini Keinginan Jokowi Bangun 'Food Estate' di Kalteng
Ia mengatakan rencana pendekatan pengembangan kawasan pertanian secara terintegrasi ini dilakukan dari hulu sampai ke hilir dengan menerapkan pertanian presisi dan keberlanjutan yang memiliki aspek sosial, lingkungan, dan keaneakeragaman hayati. Pemutakhiran master plan juga bertujuan untuk membangun skenario pengguna dan penggunaannya antarlembaga atau instansi terkait agar pengembangan ke depan bisa dilakukan secara terpadu oleh pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
Sabtu (9/10/2021) lalu, Tim Direktorat Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas sudah melakukan kunjungan kerja untuk melihat dari dekat kawasan food estate di Desa Blanti Siam Kecamatan Pandih Batu. Tujuannya untuk memahami secara langsung landscape terkini kawasan food estate yang ada di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas.
Pengembangan program food estate, menurut Henri akan membuat posisi Kabupaten Pulau Pisang menjadi strategis. Bukan saja sebagai lumbung pangan nasional, tetapi kabupaten juga bisa mengembangkan potensi lainnya, misalnya terintegrasi dengan adanya pelabuhan-pelabuhan yang menunjang untuk keluar masuknya hasil-hasil sumber daya alam seperti perkebunan dan pertanian. (jat)
