HarianBernas.com-Ongky Hojanto kini menekuni beberapa pekerjaan, yaitu profesional public speaker, book writer, property investor, CEO Ongky Hojanto Resources (OHR) yang bergerak di bidang edukasi seminar dan pelatihan. ?Ada 4 academy di bawah OHR, yaitu Public Speaking Academy, Motivator Academy, Money Academy, dan NLP Academy,? ungkapnya kepada Harian Bernas, Kamis (1/12).
Perkenalannya dunia trainning dimulai ketika ia masih bekerja sebagai seorang auditor di sebuah hotel. ?Pekerjaan itu menuntut saya untuk melakukan audit setiap event yang diselenggarakan di hotel itu. Pada saat bersamaan, saya secara tidak sengaja karena tugas auditor, sering hadir dan mengikuti seminar-seminar yang diadakan. Jadi, begitu banyak pembicara yang ada di sana dan saya mengikuti program-program dari mereka. Kemudian, saya mencari tahu lebih detail, apa sih yang mereka kerjakan dan profesi apa yang mereka tekuni. Saya tahu bahwa itulah profesi profesional public speaker. Tahun 2001 dan 2001, saya mulai tertarik untuk menekuni dan belajar tentang profesi tersebut. Yang dahulunya, saya tidak pernah mengetahui karena jarang sekali ada informasi tentang hal-hal itu,? urainya panjang mengingat ketika memutuskan untuk menekuni profesi public speaker.
CEO OHR ini pun membagikan pengalaman unik saat menekuni profesi public speaker. ?Tentunya, begitu banyaknya. Ada orang yang ikut seminar, trainning, pelatihan, dan dia mendapatkan kenaikan omset lebih dari 142 persen dalam waktu satu tahun. Ada orang yang membaca buku dan dia mengucapkan terima kasih karena bisa lebih semangat dan lebih powerfull untuk mengadapi masalah penyakit kanker yang dia alami. Kemudian, kalau ditarik dari tiga tahun terakhir ini saya menekuni atau mengajarkan tentang public speaking, saya melihat begitu banyak orang perubahan karir dan perubahan hidup karena public yang mereka kuasai,? tuturnya.
Kisah unik lainnya, yaitu terjadi di awal-awal karir sebagai trainer. ?Ada tawaran untuk mengisi kelas atau seminar motivasi di sebuah perusahaan asuransi. Tahun 2006, saat itu, saya ingat persis dealnya adalah tiga juta rupiah untuk seminar satu hari, tapi yang saya heran di akhir seminar itu, saya justru nombok dua juta. Rupanya, seminar tersebut dibarter dengan polish asuransi senilai lima juta. Jadi, fee saya dimasukkan tiga juta dimasukkan ke polish itu, plus saya masih harus nombok dua juta rupiah,? katanya heran.
Mengapa sampai saat ini menekuni pekerjaan sebagai public speaker, pria kelahiran Manado ini memiliki alasannya sendiri. ?Sampai saat ini, ada lima alasan penting. Pertama, profesional public speaker adalah salah satu profesi dengan bayaran termahal saat ini. Kedua, Anda bekerja tidak harus delapan jam sehari, bisa saja satu sampai dua hari untuk memenuhi kebutuhan hidup selama satu bulan. Ketiga, profesi ini menyebabkan saya bisa keliling Indonesia secara gratis, bahkan tinggal di tempat-tempat terbaik. Keempat, salah satu kelebihan profesi ini, bisa membangun networking, jadi mempunyai banyak teman di seluruh Indonesia, dan kelima, profesi ini tidak akan mengenal post power syndrome. Ketika menjadi profesional public speaker, Anda kecil disuka, muda terkenal, dan tua kaya raya, semoga mati masuk surga karena amal yang Anda berikan kepada orang banyak dari seminar dan training yang dibuat,? terangnya.
Permasalahan yang paling sering dihadapi NLP Trainer bersertifikasi di bidang pekerjaan saat ini adalah persaingan bisnis. ?Menyikapinya, dengan memberikan nilai tambah terhadap produk jasa yang dimiliki. Contohnya, Program Certified Trainer seharga Rp 4 juta. Selama dua hari, saya berikan bonus Coaching selama 1 tahun senilai Rp 70 juta,? jelasnya.
Ke depan, tantangan yang akan dihadapi peraih penghargaan Inspirator Sukses No1 Indonesia versi Majalah Info Bisnis Internasional di bidang pekerjaan saat ini, yaitu mencari trainer yang berkualitas untuk membantu pengembangan SDM. Solusinya adalah dengan memperbanyak memberikan kesempatan kepada para associate Trainer untuk mulai memberikan training
Pakar Public Speaking Indonesia versi koran Kontan ini pun memaparkan tentang apakah bidang yang geluti saat ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat. ?Dari Survey dari Employement Research Institute 2002 menyebut bahwa kesuksesan seseorang dalam karir, bisnis, dan kehidupan ditunjang oleh 82% softskill. Hal itu tidak diajarkan di bangku pendidikan formal. Hal yang sama juga disampaikan oleh Pak Presiden Jokowi, yakni Revolusi Mental. Dalam training dan seminarlah orang akan belajar hal itu,? paparnya.
Ia pun memiliki habit atau kebiasan khusus yang dibangun selama ini untuk mendukung bidang pekerjaan saat ini, yaitu 2 M, membaca dan menulis.
Internasional Coach bersertifikasi ini pun membagikan inspirasinya kepada orang lain yang membaca kisahnya. ?Dare to Dream. Saya dilahirkan dari keluarga sederhana, ayah saya seorang PNS yang bertugas di kota Ternate. Bertugas sebagai seorang dokter yang panggilan hidupnya melayani masyarakat dan 80% pasien beliau gratis. Hal itu membuat kami harus tinggal di rumah dinas selama 17 tahun. Setelah Ayah membangun rumah, kerusuhan membuat kami kehilangan segala sesuatu. Akhirnya, kami harus mengungsi ke kota Manado. Enam bulan numpang di rumah saudara dan akhirnya kami sekeluarga memutuskan untuk mencari kontrakan.Di sana, saya membangun sebuah mimpi untuk menjadi orang sukses dan saya bertekad untuk dapat menaklukan Indonesia. Lalu, saya berpikir bahwa untuk sukses saya harus memiliki mentor. Dalam proses berjalannya waktu, saya bertemu dan belajar dari Tung Desem Waringin. Hingga akhirnya tahun 2011, saya memutuskan untuk pindah ke Jakarta dan mewujudkan mimpi menaklukan Indonesia. Pindah ke Jakarta, tentunya memiliki tantangan sendiri karena saya tidak memiliki siapa-siapa di sana. Namun, saat Anda memiliki impian dan niat yang kuat untuk mewujudkan impian Anda maka Anda akan selalu menemukan caranya. Banyak hal yang bisa Anda lakukan dan nikmati di usia hidup yang sedikit ini karena tidak ada sebuah mimpi yang terlalu besar untuk diwujudkan bagi pribadi yang memiliki tekad kuat, ? bebernya.
Pencapaian yang paling membanggakan adalah dua bukunya ?Financial Revolution in Action? dan ?Public Speaking Mastery? menjadi Nasional Best seller. Ia pun memiliki pandangan hasil yang tidak sesuai dengan harapan yang kita peroleh bukanlah sebuah kegagalan karena yang disebut dengan gagal adalah apabila Anda berhenti mencoba lagi. Feedback atau umpan balik akan mengajarkan kita dan memberikan kita pelajaran mengenai poin-poin yang harus diperbaiki dan tingkatkan.
Pria dengan rasa ingin tahu yang besar ini membagikan saran kepada orang yang ingin meraih kesuksesan. ?Teknik TNI. T-Temukan orang yang telah mendapatkan apa yang Anda ingin dapatkan. N-Niru cara mereka melakukannya, dan I-Install hal itu ke dalam diri Anda dengan melakukan tindakan secara terus-menerus,? tukasnya.
Ketika ditanya untuk rencana dalam waktu dekat dan impiannya, pemilik motto ?No Failure Just Only Feedback? ini ingin menghasilan 1000 trainer. Saat ini, telah tercatat sudah sekitar 400 trainer di bawah Motivator Academy. Untuk impiannya, ingin Go Public.
