BERNAS – Tahukah Anda, dari semua media komunikasi non-verbal, warna menjadi metode yang paling tepat dan cepat memberikan kesan serta menyampaikan pesan dari suatu hal. Tak terkecuali dalam bisnis, warna pada brand usaha dianggap sebagai “the silent salesperson” yang mampu menarik minat para konsumen. Lalu, apa pilihan warna untuk bisnis kuliner yang tepat?
Tak boleh sembarangan, pilihan warna untuk bisnis kuliner bisnis harus dilakukan secara tepat. Karena jika kurang tepat dalam memilih warna, maka bisnis Anda kemungkinan memiliki kinerja yang kurang optimal. Dalam beberapa survei, data menunjukkan tentang pemilihan warna dalam dunia bisnis memiliki pengaruh 60 sampai 80% terhadap keputusan konsumen untuk membelinya.
Usaha Kuliner kini mulai banyak diminati oleh para wirausahawan. Hal ini dikarenakan tren makanan terus berubah-ubah mengikuti minat dari konsumen. Tak pernah kehabisan popularitas, bisnis kuliner terus berkembang dan tidak pernah sepi pembeli.
Namun, untuk menjadi pusat perhatian dan mendatangkan banyak pembeli perlu dipilh warna yang merepresentasikan dari produk dan usahamu sendiri. Berikut beberapa pilihan warna yang cocok dijadikan inspirasi usahamu.
Pilihan Warna untuk Bisnis Kuliner
1. Orange
Orange memiliki sifat yang tidak jauh berbeda dengan warna merah, tapi sedikit lebih lembut. Namun, tetap melambangkan semangat dan kehangatan yang layaknya warna merah. Warna ini sangat cocok menjadi warna logo bisnis kuliner karena dapat langsung menarik perhatian calon pembeli.
Sehingga kesan yang ditimbulkan pada produk makanannya akan terlihat bagus. Hal itu karena makanan yang dimasak sampai matang seperti ayam rata-rata berwarna mendekati jingga. Warna orange pun dipercaya dapat menaikan nafsu makan.
Baca juga: 6 Langkah Belajar Investasi dan Trading Saham dari Nol
2. Merah
Merah merupakan salah satu macam warna yang banyak digunakan di logo kuliner. Untuk usaha kuliner yang menawarkan rasa pedas, pengunaan warna merah sangat sesuai karena mengambarkan cabai sebagai salah satu bumbunya. Tak hanya melambangkan keberanian, merah juga melambangkan tantangan, panas, dan kebahagiaan.
Jadi, warna dasar ini bisa memberikan sugesti pada konsumen bahwa memakan produkmu itu bisa membuat kebahagiaan. Merah juga dikatakan sangat mencolok di mata sehingga gambar makanan yang berdekatan dengan warna merah akan terlihat lebih menggugah selera.
Baca juga: Bisnis Kuliner Pasca Pandemi? Jangan Lakukan Kesalahan Fatal Ini!
3. Kuning
Kuning merupakan warna yang memiliki sifat ceria, dinamis dan penuh semangat. Beberapa usaha kuliner memilih warna kuning karena ini menunjukan bahwa makanan yang disajikan boleh dinikmati oleh siapa saja dan membuat suasana hati menjadi hangat. Warna kuning banyak digunakan pada makanan yang mengandung varian keju, jagung, mayonaise serta olahan goreng.
Baca juga: Mengenal Trading Saham dan Cara Jitu Jadi Trader Handal
4. Biru
Warna biru paling tepat digunakan untuk produk minuman dingin yang menyegarkan. Biru melambangkan kesegaran, bersih dan netral. Karena itu banyak minuman tanpa rasa mengunakan warna biru dalam logo maupun kemasan.
Konsumen dapat merasakan sensasi kesegaran hanya dengan melihat kemasan dan juga logonnya. Sedangkan untuk makanan,warna biru dapat diartikan makanan tersebut mengandung olahan laut seperti udang, cumi,ikan dan kepiting.
Baca juga: 7 Cara Main Saham Bagi Investor Pemula dengan Mudah
5. Hijau
Hijau dapat digunakan untuk kuliner makanan dan juga minuman. Minuman berwarna hijau biasannya terbuat dari alpukat, melon dan apel. Sedangkan untuk makanan, warna hijau digunakan untuk menginformasikan bahwa makanan dibuat dari bahan-bahan sayuran segar dan mengandung banyak vitamin. Sehingga pengemar makanan sehat tentu akan memilih makanan dengan unsur hijau seperti ini.
Baca juga: Senja Cake, Kuliner Aneka Roti di Yogyakarta
6. Pink
Meskipun warna pinktidak mencerminkan salah satu bahan makanan, namun warna pink sebenarnya merupakan salah satu strategi marketing yang jitu. Pink adalah warna yang paing banyak disukai anak perempuan serta remaja putri.
Mereka merupakan tipe konsumen yang yang lebih mementingkan penampilan daripada rasa maupun bahan yang terkandung dalam makanna tersebut. Sehingga asalkan warnannya pink akan tetap dibeli meskipun rasa bukanlah hal yang utama.
Cara Mengembangkan Bisnis Kuliner yang Tepat
Bicara soal mengembangkan bisnis, ada banyak cara yang bisa Anda lakukan. Salah satunya dengan strategi pemasaran yang tepat.
Strategi pemasaran dengan optimasi SEO di mesin pencari adalah cara yang efektif untuk diterapkan di era digital. Dengan menampilkan bisnis di halaman mesin pencari seperti Google, ini berpeluang tinggi untuk mengembangkan bisnis Anda dengan cepat.
Jika Anda ingin menerapkan cara ini, kami menyediakan layanan SEO yang sangat efektif untuk mengembangkan bisnis Anda.
Tak hanya itu, kami juga menyediakan jasa pemasaran bisnis menggunakan strategi Omnichannel Sales Growth untuk meningkatkan penjualan pada bisnis Anda.
Bagaimana? sudah tertarik untuk mengembangkan bisnis? Anda bisa menghubungi kami melalui WhatsApp untuk mendapatkan penjelasan mengenai jasa layanan ini.
Tak hanya itu, jika Anda ingin meningkatkan keterampilan di bidang bisnis, mengikuti Sertifikasi Business Intelligence Analyst dari UNMAHA juga sangat efektif. Dengan sertifikasi ini, tak hanya dapat meningkatkan skill, tetapi juga meningkatkan kredibilitas Anda di bidang ini.
Tunggu apa lagi, kembangkan bisnis Anda dengan strategi yang tepat. (1)
