Yogyakarta,HarianBernas.com– Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta kesempatan kepada masyarakat Indonesia untuk membenahi sistem pendidikan nasional, Selasa (6/12).
“Berilah saya kesempatan untuk membenahi sistem pendidikan nasional kita,” ucapnya di Kongres XXI Persatuan Taman Siswa di Yogyakarta.
Selama ini, menurut Mendikbud Pemerintah Indonesia secara rutin hanya melakukan pemetaan terhadap sekolah-sekolah negeri untuk mencari tahu penyebab rendahnya kualitas sekolah dan murid-murid yang dihasilkan.
Untuk memetaakan kelemahan kualitas dari sistem pendidikan nasional, kegiatan ini menghabiskan anggaran negara sebesar Rp500 miliar setiap tahun.
“Kita jangan terus menerus memetakan dengan anggaran sebesar Rp500 miliar setiap tahun, tetapi kita tidak pernah membenahinya secara sistemik,”imbuhnya.
Menurut Muhadjir, dana tersebut sebaiknya dialokasikan untuk membenahi sekolah dan bangunan sekolah di seluruh Indonesia sehingga tidak terjadi pemborosan anggaran negara.
