YOGYAKARTA, HarianBernas.com — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memprediksi cuaca pada malam minggu ini akan cerah berawan sehingga akan mendukung pemantauan gugusan Bima Sakti, Jumat (5/8).
“Secara umum, cuaca di DIY sedikit berawan sehingga tidak terlalu mengganggu apabila dilakukan pemantauan bintang,” jelas Joko Budiono, Koordinator Pos Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta.
Berdasarkan citra satelit awan, kondisi langit akan cukup mendukung untuk memantau bintang di lima kabupaten/kota, meski akan mengalami hujan ringan pada Sabtu ini di dua kabupaten, yaitu Kulon Progo dan Sleman. Hujan ringan akan berlangsung sore hari dan kemungkinan akan kembali cerah pada saat malam.
Pada Peringatan Hari Keantariksaan ini memang diadakan berbagai aktivitas pemantauan Galaksi Bima Sakti. Jogja Astro Club (JAC) mengajak masyarakat Jogja untuk melihat pemandangan miliaran bintang di Galaksi Bima Sakti dengan mematikan lampu. Namun, BMKG Yogyakarta tak memiliki agenda khusus terkait pemantauan benda-benda langit.
Pendiri komunitas pecinta dunia astronomi Jogja Astro Club (JAC) Mutoha Arkanuddin menghimbau agar mulai pukul 20.00 hingga 21.00 WIB mematikan lampu. Dengan mematikan lampu secara bersamaan pada malam minggu akan terlihat Galaksi Bima Sakti yang membentuk lingkaran menyerupai kabut, membentang di langit dari timur ke barat.
Dari pemandangan alam tersebut, kemungkinan bisa terlihat hujan meteor yang indah. Kebetulan awal Agustus ini cukup bagus untuk melihat pemandangan langit itu karena masuk fase bulan sabit awal. Anggota JAC akan menggelar pengamatan Galaksi Bima Sakti di tiga lokasi yakni di Tugu Pal Putih Yogyakarta, Alun-Alun Utara Yogyakarta, serta Markas JAC di Jalan Gejayan pada Sabtu malam.
