YOGYAKARTA, HarianBernas.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Yogyakarta telah membangun kampus seniman untuk meningkatkan kualifikasi dan kesejahteraan seniman, Minggu (7/8/16).
“Sebagian gedung sudah dibangun dan sebagian lahannya juga sudah dibebaskan,” kata Umar Priyono, Kepala Dinas Kebudayaan (Dikbud) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Yogyakarta.
Kampus yang sedang bangun itu akan mempunyai nama “Akademi Komunitas Yogyakarta”. Rancangan induk pengajarannya disiapkan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Yogyakarta. Sebagian besar pengajarnya berasal dari Istitut Senin Indonesia (ISI) dan para praktisi (seniman). Kampus ini berlokasi di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul. Tahapan pembangunan kampus sudah dikerjakan sejak 2014 dan diperkirakan selesai tahun 2017.
Namun, luas lahan untuk pembangunan kampus belum sepenuhnya dibebaskan karena lahan yang direncanakan 10.000 meter persegi. Saat ini, lahan yang sudah dibebaskan baru mencapai 6.000 meter persegi. Pihak Dikbud Yogyakarta belum bisa memastikan selesainya karena tergantung kekuatan fiskal.
Meski belum memiliki kampus, 57 seniman telah lulus pada tahun 2015 dari Akademi Komunitas sebagai angkatan pertama. Sedangkan, Akademi Komunitas telah menerima 60 orang berdasarkan seleksi di tahun 2016 dari 80 orang yang mendaftar.
Sebagian besar, para peminat Akademi Komunitas berasal dari seniman dengan beragam latar belakang keahlian seni, misal seni tari, seni karawitan, serta kriya termasuk tatah sungging. Pendaftarnya, juga berasal dari lulusan Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) Yogyakarta.
Melalui Akademi Komunitas, seniman yang telah mempunyai kemampuan secara otodidak dan belum mendapat pendidikan secara formal akan dibekali sertifikat kompetensi. Sertifikat itu berperan untuk penguatan kompetensi agar mereka lebih diakui.
