HarianBernas.com — Hai saya Ruby Herman, dalam menjalani bisnis yang sukses salah satu penghambat kita adalah takut gagal, apakah anda pernah merasakannya, yang pernah hayo acungkan tangan anda.
Galau dan takut mengalami kegagalan dan takut ditolak oleh orang lain dapat menjadi penghambat terbesar anda dalam Bisnis.
Karena itu anda perlu belajar atasi karena hal ini dapat mempengaruhi cara pandang terhadap diri anda serta keyakinan diri sendiri, sehingga anda menjadi lebih percaya diri, lebih melihat potensi diri anda dan melihat peluang yang ada didepan anda.
Menurut saya tidak ada kata galau dan takut gagal, yang ada adalah kita belajar setiap hari dan proses menuju sukses. Semakin anda galau dan gagal maka semakin anda mendekati pada keberhasilan. Selama kita terus bangkit dan mencoba maka belum ada kata gagal.
Takut akan penolakan juga merupakan rasa takut saat calon pembeli berkata tidak. Seringkali ketakutan ini tercipta karena pikiran kita sendiri dan bukan berdasar pada kenyataannya. Jika anda bergerak dalam bidang penjualan dan anda takut akan penolakan berarti anda sudah salah pilih bidang.
Pilihlah bidang bisnis yang anda sukai dan anda cintai, jadi anda akan semangat menjalankannya.
Biasanya 75% dari upaya bisnis berakhir dengan kata “tidak” karena alasan yang berbeda. Ini tidak selalu berarti ada yang salah pada sales atau produk dan jasa yang dijual. Orang berkata “tidak” bisa juga karena belum butuh, tidak ingin, ataupun tidak punya uang.
Jadi setiap penolakan itu normal dalam menjalankan bisnis. Saat anda ditolak ingatlah selalu bahwa itu tidak bersifat pribadi / personal sehingga anda tidak perlu sakit hati, marah, putus asa, dsb.
Penolakan bukanlah dituju pada diri anda, mungkin bisnis yang anda lakukan belum tepat sasaran.
Memang dibutuhkan keberanian extra untuk meningkatkan potensi anda setiap hari dan terus menerus menghadapi rasa takut akan kegalauan, kegagalan, dan penolakan.
Saya pun menghadapi ini di bisnis property, tidak mudah menjalani bisnis property, apalagi yang saya jual saat ini adalah Rumah masa depan atau tanah makam, butuh strategi extra untuk jualan. Tapi saya selalu mencari cari cara untuk bisa berhasil dalam jualan. Dan memang dalam meraih sukses dibutuhkan kegigihan untuk tetap mencoba dan terus mencoba.
Ruby Herman
Pakar Network Marketing.
