JAKARTA, HarianBernas.com– Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri mengadakan acara buka bersama dengan perwakilan negara-negara sahabat Indonesia, Jakarta, Jumat (10/9).
“Ramadhan, waktu yang tepat untuk membuktikan bahwa di Indonesia, ada budaya saling menghormati dan toleransi,” jelas Menlu Retno dalam sambutannya.
Indonesia berkomitmen untuk mempromosikan Islam sebagai agama yang cinta damai dan toleransi, seperti di antara masyarakat Indonesia yang majemuk. Menlu juga bercerita ketika menemani Presiden Joko Widodo kunjungan kerja ke Eropa, yaitu toleransi menjadi bagian dari promosi perdagangan dan ekonomi. Pada konteks itu, Indonesia dikenal sebagai negara yang bisa mengondisikan toleransi dan modernisasi berjalan beriringan.
Peran Indonesia untuk memperlihatkan Islam yang modern dan moderat tampak disepakatinya Resolusi Perdamaian yang didorong delegasi RI dalam Konferensi Tingkat Tinggi Organisasi Kerja Sama Islam (KTT OKI) April 2016 guna penyelesaian konflik di Suriah.
Puluhan duta besar, pemimpin-pemimpin redaksi media nasional, dan tokoh-tokoh agama, mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Azyumardi Azra, berbicara tentang tema Islam sebagai rahmat bagi semesta dalam ceramahnya jelang berbuka puasa.
Untuk yang ke 9 kali, Indonesia menjadi tuan rumah dialog lintas kepercayaan bagi anggota negara-negara MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia) dan Bali Democracy Forum yang mengusung tema demokrasi dan kehidupan beragama.
