Banda Aceh, HarianBernas.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman, Yogyakarta, tertarik mengaplikasikan e-kinerja, aplikasi berbasis internet milik Pemerintah Kota Banda Aceh untuk menilai kinerja pegawai, Rabu (1/6). “Kami tertarik menerapkan aplikasi e-kinerja di Pemerintah Kota Banda Aceh sejak beberapa tahun lalu,” terang Heri Setyawati, Delegasi Pemkab Sleman di Banda Aceh.
Kedatangan delegasi Pemkab Sleman ke Banda Aceh memang mengkaji penerapan aplikasi e-kinerja. Aplikasi ini ternyata sudah diterapkan beberapa pemerintah daerah ataupun lembaga negara lainnya. Pernyataan ketertarikan itu dilontarkan Heri Setyawati saat audensi dengan jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh yang dipimpin Asisten Umum Setdako Banda Aceh M Nurdin.
“Sebelum kami menerapkan aplikasi e-kinerja, kami ingin mempelajari aplikasi e-kinerja terlebih dahulu, termasuk ingin mengetahui kendala-kendala ketika aplikasi ini diterapkan,” imbuh Heri Setyawati.
Sementara itu, M Nurdin, Asisten Administrasi Umum Setdako Banda Aceh mengungkapkan aplikasi e-kinerja bertujuan untuk menilai kinerja pegawai. Melalui aplikasi e-kinerja, penilaian pegawai bisa lebih objektif.
“Dengan aplikasi e-kinerja, kinerja pegawai terkontrol setiap hari. Aplikasi terus dikembangkan, serta diintegrasikan dengan aplikasi e-disiplin,” tutur M Nurdin.
Sebelum ada aplikasi e-kinerja pegawai bisa santai, tapi sejak ada aplikasi, pegawai harus memasukan apa yang dikerjakan, serta pencapaian pekerjaan. Kendala lain, ada pada pegawai yang tidak mampu mengoperasikan komputer, biasanya dialami pegawai yang sudah tua.
Pihaknya akan terus mengembangkan dan menyempurnakan aplikasi e-kinerja ini dari masukan para penggunanya. Setiap aparatur wajib mengisi deskripsi yang dikerjakan dan berapa lama waktu pengerjaannya sehingga berpijak dari data aplikasi ini, atasan dapat memberi penilaian kinerja kepada bawahannya.
