HarianBernas.com – Memiliki cita-cita mulia sejak masa kuliah. Cinta mengajar dan sempat menjadi dosen. Berjanji untuk terus mengajar, meskipun sudah meninggalkan profesi dosen dan berbagi inspirasi dengan orang lain.
Inilah Amelia Hirawan mempunyai dorongan kuat dari dalam diri untuk terus bergerak, selalu haus untuk mengembangkan diri dan orang lain khususnya kaum muda. Misi ini Amelia dapatkan ketika ia duduk di bangku kuliah. Entah mengapa selalu menjadi bayang-bayang dalam hidupnya.
Baca juga: Jurusan IT: Pengertian, Mata Kuliah, dan Prospek Kerja Terbaru
Wanita berparas ayu kelahiran Solo ini sukses menjadi psikolog dan art and writing therapist. Kuliah di psikologi UNIKA Soegijapranata, Semarang dan lulus tahun 2000. Kemudian melanjutkan program studi profesi selama 1,5 tahun ke depan. Di tahun 2003 ia mendapat beasiswa untuk sekolah di Radboud University di Nijmegen, Netherland. Sebelum ia berangkat ke Belanda, ia sempat mendirikan sinergia tetapi masih vakum pada saat itu. Ia mulai bergerak sepulang dari Belanda.
Mengapa Amelia tertarik menjadi seorang psikolog dengan semangat menggebu saat kuliah? Tujuan ia adalah mengembangkan kelas-kelas pengembangan diri seluas mungkin agar setiap orang, khususnya kaum muda menjadi manusia yang makin berkualitas dan menjadi berkat bagi lingkungan sekitarnya.
“Awal mula berkarier menjadi psikologi hingga menjadi direktur karena saya yang mendirikan Sinergia Consultant dan saya mempunyai passion di situ, mau menjalani operasionalnya. Jadilah saya direkturnya,” tegasnya.
Baca juga: Jurusan Manajemen: Pengertian Ilmu Manajemen dan Daftar Universitas
Sinergia Consultant berdiri sejak tahun 2002 di Semarang. Pada tahun 2003 akhir mulai aktif dan mulai ekspansi ke Jakarta pada tahun 2005. Tahun 2010 Amelia mulai membuka kantor juga di Surabaya. Sinergia Consultant adalah lembaga yang memberikan layanan terkait sisi psikologis manusia, mulai terapi hingga pengembangan dari bidang pendidikan, klinis, industri, sosial, intinya yang berhubungan dengan manusia.
“Ini adalah hal bagus karena selama ini masyarakat kita masih menganggap datang ke psikolog itu sakit jiwa. Padahal tidak, orang normal pun perlu coach, konselor, juga mentor untuk membuat hidupnya makin berkualitas. Psikolog adalah salah satu diantaranya,” jelasnya.
Bagi Amelia tantangan yang dialami karena ia diranah pengembangan diri tantangannya adalah “walk the talk”, menerapkan materi di kelas dalam kehidupan nyata. Selain itu, tantangan bagi Amelia adalah konsiten terhadap visi misi. Amelia pernah mengalami kegagalan, salah satunya gagal berpartner. Namun, baginya itu bukan langkah akhir.
Menurutnya, kegagalan wajar terjadi. Jika tidak pernah gagal justru aneh. Namun, seberapa besar mimpi atas cita-cita kita. Itulah yang akan menarik kita keluar dari kegagalan. Salah satu tugas perkembangan manusia adalah belajar, mencari pola dalam diri bagaimana keluar dari kegagalan dan move on.
Baca juga: Jurusan Ilmu Komunikasi: Info Kuliah, Pekerjaan, dan Universitas
Selain menjadi psikolog, Amelia juga sebagai penulis buku. Ia sudah membuat empat buku, diantaranya Breastfeeding: A Story about Sharing Love (2011), Art is Fun (2014), Sugeng Kundur Yang Ti (2015), dan Yuk Nulis Buku Pertamamu (Januari 2016). Aktivitas Amelia tidak hanya itu, ia juga memberikan seminar dan pelatihan. Kesibukannya di luar negeri adalah Sinergia terasosiasi dengan beberapa biro di luar negeri.
Sejak kecil Amelia selalu ingin membanggakan orangtuanya. Dibesarkan dari keluarga dan orangtua yang memiliki impian besar atas keberhasilan anak-anaknya. Mereka selalu memberi peluang anak-anaknya untuk belajar. Terbukti semasa kuliah Amelia aktif mengikuti banyak organisasi, diantaranya kelompok kerohanian Katolik di kampus, senat kampus, pusat studi wanita, paduan suara, sebagai volunteer untuk anak jalanan, dan juga aktif di kelompok filatelis.
Sampai saat ini Amelia masih mengikuti beberapa komunitas, seperti komunitas alumni (HR dan penulis buku), para manager (The Managers Indonesia), Billionaires Mindset Community, dan Financial Club. Inilah sebabnya mengapa Amelia ingin berkontribusi dalam banyak hal untuk orang lain, lingkungan sekitar, bumi dan pada alam semesta ini.
Kiat suksesnya adalah gunakan waktu dengan pintar dan berkualitas, bergerak lebih cepat ambil langkah tepat dan tingkatkan nilai dalam setiap hal, makan secara proporsional agar stamina terjaga, terakhir selalu berpikir positif.
Amelia juga mempunyai mimpi agar anak-anak Indonesia menjadi anak-anak yang berprestasi dan punya karya. Inilah salah satu misi kelas pengembangan diri yang ia miliki.
Baca juga: 11 Jurusan Di Universitas Mahakarya Asia dan Peluang Karirnya
