Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

    May 19, 2026

    UMKM Kampung Wisata Rejowinangun Terima Kejutan Omzet

    May 19, 2026

    Warga Jogja Diminta Tingkatkan Kewaspadaan untuk Cegah Penularan Hantavirus

    May 19, 2026

    Tinjau Copen Hill, Jakarta Segera Tuntaskan Masalah Sampah Kota

    May 19, 2026

    UMY Hadirkan E-Learning Berbasis AI, Bekali PKBM Wijaya Kusuma Persiapkan Siswa Hadapi Ujian Nasional

    May 19, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Siswa SMAN 28 Jakarta Antusias Sambut Program KEJAR DKI

      May 19, 2026

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Religi»Hari Raya Nyepi dan Gerhana Matahari Total, Umat Islam di Bali Sholat Gerhana Tanpa Pengeras Suara
    Religi

    Hari Raya Nyepi dan Gerhana Matahari Total, Umat Islam di Bali Sholat Gerhana Tanpa Pengeras Suara

    LathivaBy LathivaMarch 8, 2016Updated:September 21, 2024No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    HarianBernas.com —  Hari Raya Nyepi untuk memperingati Tahun Baru Saka 1938 (Rabu, 9/3/2016) terasa sangat istimewa. Hal tersebut karena pada tahun ini pula di Indonesia akan terjadi fenomena yang sangat jarang terjadi yaitu Gerhana Matahari Total (GMT).

    Gerhana matahari total terjadi bersamaan dengan ketika umat Hindu di Bali melaksanakan ibadah tapa brata atau mengurung diri, yaitu melaksanakan empat patangan yang harus dilaksanakan dan introspeksi diri selama 24 jam yang dimualai 06.00 WITA atau sebelum matahari terbit hingga pukul 06.00 waktu setempat di esok harinya yaitu Kamis, 10 Maret 2016.

    Dalam Tapa Brata Penyepian, umat Hindu melakukan amati karya (tidak bekerja dan aktivitas lainnya), amati geni (tidak menyalakan api), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lenangunan (tidak mengumbar hawa nafsu atau hiburan atau besenang-senang). Pada saat ini Umat Hindu diharuskan instrospeksi diri.

    Walaupun sedang dalam rangka melaksanakan tapa brata, terlihat sekali toleransi beragama disana. Umat Islam masih boleh melaksanakan Shalat Gerhana di masjid dan mushola terdekat, sesuai dengan kesepakatan bersama denngan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bali dan Forum Kerukunan Antarumat Beragama (FKAUB).

    Mengutip dari kabar24.com, Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Denpasar, Bali Drs Haji Saefudin, M.Pd.I berkata bahwa mereka yang salat wajib mengenakan busana khas ibadah, dan berjalan kaki dari rumah ke masjid terdekat, serta tidak menggunakan pengeras suara.

    Untuk itu pengurus masjid dan mushola yang akan melaksanakan sholat sudah memberikan informasi kepada petugas keamanan desa adat (pecalang) setempat paling lambat satu hari sebelum pelaksanaan Nyepi dan sholat gerhana matahari. Dari sinilah pecalang dapat mengetahui sebelum hari pelaksanaannya sehingga pecalang mengetahui dan memberi kesempatan kepada umat Islam untuk shalat gerhana matahari mulai pukul 07.30 sampai pukul 09.00 waktu setempat.

    Walaupun gerhana matahari total hanya dapat dilihat di beberapa kota seperti Palembang, Bangka, Belitung, Balikpapan, Palangkaraya, Palu, Poso, Ternate dan Halmahera. Masyarakat Bali sangat antusias untuk menyaksikannya.

    Yang pasti, hari raya Nyepi tahun ini membuktikan bahwa toleransi beragama itu indah, kebersamaan itu manis, dan persaudaraan itu nikmat. Dari sinilah kita menyadari bahwa Indonesia itu besar, Indonesia itu hebat, dan Indonesia itu rukun. Jaya Indonesiaku yang Berbhineka Tunggal Ika! Selamat Tahun Baru Saka 1938 untuk saudara-saudara kita yang merayakannya.

     

    Keagamaan
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Lathiva

      Related Posts

      FPLA Diminta Tak Sekadar Simbol, Harus Jadi Garda Depan Jaga Kerukunan di Era Digital

      April 23, 2026

      Perjalanan Refleksi Batin, Puluhan Peziarah Ikuti “El Camino” Menuju Sendangsono

      February 28, 2026

      Haedar Nashir Ajak Umat Jadikan Ramadan 2026 sebagai Kanopi Sosial

      February 17, 2026

      Kemenag DKI Optimalkan Layanan Keagamaan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat

      October 15, 2025

      Refleksi Maulid Nabi 2025 oleh Haedar Nashir

      September 6, 2025

      Jepang Utus Diplomat Hasegawa Takuya Pelajari Kerukunan Beragama di Sulteng

      June 17, 2025
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      CGTN: Diplomasi di tingkat kepala negara menopang pertumbuhan kemitraan Tiongkok-Rusia

      May 19, 2026

      Huayan Robotics Memamerkan Solusi Pengelasan dan Otomatisasi di METALTECH & AUTOMEX 2026

      May 14, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      UMKM Kampung Wisata Rejowinangun Terima Kejutan Omzet

      May 19, 2026

      Warga Jogja Diminta Tingkatkan Kewaspadaan untuk Cegah Penularan Hantavirus

      May 19, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.