Bernas.id – Siapa yang tak mengenal Juna Rorimpandey, yang kerap disapa sebagai chef Juna. Kehidupannnya dulu sangat berbeda dengan kehidupan yang ia jalani sekarang. Saat muda hidupnya penuh perjuangan dan merantau ke Amerika Serikat.
Tak hanya itu, di balik sosoknya tegas dan galak, pemilik nama lengkap Juna Rorimpandey ini akhirnya terjun ke dunia kuliner setelah menempuh perjalanan hidup yang panjang. Mulai dari menjadi pekerja serabutan sampai akhirnya jadi chef di Amerika Serikat.
Berikut beberapa rangkaian cerita kehidupan menarik chef Juna hingga sesukses saat ini :
1. Nekat Memutuskan untuk Merantau ke Amerika untuk Sekolah Pilot
Sebelum fokus ke dunia memasak, Juna Rorimpandey muda ternyata adalah remaja yang sangat nakal. Bahkan, Juna Rorimpandey suka membolos dan adu jotos ketika dia masih kecil. Untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi, pada tahun 1997, Juna Rorimpandey meninggalkan pergaulannya di Indonesia dan merantau ke Amerika Serikat.
“Jadi memang mau keluar dari lingkungan hidup yang saat itu. Tidak menyalahkan grup ini, tidak menyalahkan teman-teman yang ini, tidak menyalahkan geng ku yang ini,” ungkap chef Juna Rorimpandey dikutip dari kanal YouTube Merry Riana, beberapa waktu lalu. Di Amerika Serikat, Juna Rorimpandey ingin bersekolah di sekolah pilot karena tergoda dengan penghasilan menjadi pilot dan fasilitas selama mengenyam pendidikan, sehingga ia akan mendapatkan izin terbang.
2. Menjadi Pelayan Restoran di Amerika Serikat
Sekolah yang dibayangkan akan menarik ternyata jauh berbeda dari harapannya. Pasalnya, Juna Rorimpandey harus tinggal lebih lama untuk menyelesaikan pendidikannya dengan biaya tinggi. “Anggap kita fast forward yang sekolah pilot itu, it doesn’t workout. Karena waktunya lebih dan dana abis. Mau nambah pakai uang sendiri atau bantuan orangtua tapi tahu ekonomi krisis,” ungkap chef Juna Rorinpandey dikutip dari kanal YouTube Merry Riana, beberapa waktu lalu.
Oleh karena itu, sekolah pilot impiannya yang sempat dijalaninya putus di tengah jalan lantaran tidak ada biaya akibat orang tuanya mengalami krisis moneter yang saat itu melanda Indonesia. Akhirnya, untuk tetap bertahan hidup di Amerika Serikat. Chef Juna Rorimpandey ini memilih menjadi pekerja serabutan. Baik itu dibayar penuh atau setengah karena berstatus pekerja illegal karena tidak memiliki izin. Sampai suatu waktu, Juna Rorimpandey ditawari kerja sebagai pelayan restoran selama dua pekan.
3. Diangkat Menjadi Sushi Helper
Selama menjadi pelayan di sebuah restoran, Juna Rorimpandey bekerja keras dan melakukan yang terbaik di tempat kerja. Dia hanya libur satu hari dalam seminggu dan bekerja selama enam hari mulai dari pagi sampai restoran tutup. Hal itu pun berbu
