YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Beredarnya pesan WA yang berisikan kehebohan RS Sardjito karena banyaknya paramedis yang terpapar virus covid-19, diakui Kepala Bagian Hukormas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, bahwa pesan WA tersebut tidak benar.
“RS sarjito lagi heboh kii….banyak paramedis sik positif covid
1. kluster anestesi
2. kluster obstetri
3. kluster radiologi
4. pav amarta ditutup
5. gd administrasi pusat ditutup
6. bedah tulang setop operasi,” begitu isi pesan WA tersebut.
Ditegaskan Banu, layanan RSUP Dr Sardjito tetap berjalan seperti biasanya. Tidak ada penutupan Paviliun Amarta, Gedung Administrasi Pusat, maupun ruangan lainnya. “Kami tetap melayani masyarakat secara penuh,” katanya.
Menurut Banu, dimasa pandemi Covid-19 yang belum hilang ini, tidak bisa dipungkiri penularan masih bisa terjadi. Dan para petugas memang ada yang terpapar, namun langkah cepat tracing telah dilakukan secara serentak dan tersistematis di RSUP Dr Sardjito. Sehingga penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.
“Untuk itu kami menghimbau kepada masyarakat yang menggunakan fasilitas RSUP Dr Sardjito untuk mematuhi segala protokol kesehatan yang kami tetapkan. Salah satunya pasien tidak diperkenankan dibezok,” tambahnya.
Dia juga berharap masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dimana pun berada. (cdr)
