SLEMAN, BERNAS.ID – GKR Mangkubumi didampingi Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa meresmikan Pendopo Kromoredjan Kalurahan Condongcatur, Rabu (3/1/2023). Penamaan Pendopo Kromoredjan diambil dari nama lurah pertama Condongcatur.
Peresmian pendopo dilakukan secara simbolis ditandai dengan pengguntingan pita oleh GKR Mangkubumi. Selain itu, juga dilakukan peresmian ruang gamelan.
Baca Juga Lurah Aktif Caturtunggal Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Tanah Kas Desa
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji dalam laporannya menyampaikan pembangunan pendopo dan ruang gamelan menghabiskan dana kurang lebih sebesar Rp2 miliar yang berasal dari dana SILPA dan Pendapatan Asli Kalurahan (PAK).
“Pendopo ini nantinya akan diperuntukkan bagi berbagai aktivitas seperti seni budaya, UMKM, dan kegiatan lainnya yang bermanfaat untuk masyarakat,” tutur Reno.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa berharap dengan diresmikannya pendopo dan ruang gamelan dapat meningkahkan pelestarian budaya di Kalurahan Condongcatur. Menurutnya, peresmian pendopo senada dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman untuk pengembangan Kalurahan berbasis budaya.
Ia mengungkapkan, saat ini Kabupaten Sleman sudah memiliki 19 desa/kalurahan yang sudah ditetapkan melalui SK Gubernur sebagai desa budaya dan ada 5 kalurahan yang sudah ditetapkan menjadi desa
mandiri budaya.
Baca Juga Jogoboyo Caturtunggal Menjadi Tersangka Kasus Mafia TKD
“Semoga dengan keberadaan pendopo dan ruang gamelan ini semakin memeriahkan pentas kesenian dan atraksi budaya, serta menjadi motivasi bagi pamong dan masyarakat dalam upaya pelestarian budaya di Kalurahan Condongcatur,” ujar Danang.
Usai meresmikan, GKR Mangkubumi bersama Wakil Bupati Sleman dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman berkeliling melihat bagunan Pendopo Kromoredjan serta melihat langsung ruang gamelan yang berada persis di belakang pendopo tersebut. (jat)
