JEPARA, BERNAS.ID- Desa Nyamuk yang diresmikan tanggal 8 Agustus 2011 menjadi salah satu desa terluar di Jepara. Desa tersebut memiliki jarak kurang lebih 2,5 jam dari Pulau Utama Karimun Jawa.
Baca Juga Kejari Sleman Dan BPKP DIY Sepakat Ada Pidana Di Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Jaraknya yang relatif jauh dengan cuaca yang menantang membuat Desa Nyamuk memiliki keterbatasan dalam berbagai layanan, mulai dari pendidikan sampai kesehatan. Fasilitas pendidikan yang ada baru PAUD, SD dan Madrasah Diniyah. Layanan kesehatan juga terbatas aksesnya.
Nur Nailah, caleg DPRD Jepara Dapil 1 dari Partai Kebangkitan Bangsa merespon keterbatasan layanan kesehatan di Pulau Nyamuk, pada hari Selasa (16/1). Ia pun mengirim tim relawan untuk mengunjungi Desa Nyamuk dengan menyelenggarakan kegiatan baksos layanan kesehatan gratis.
Banyak sekali warga Desa Nyamuk antusias dengan kedatangan Bu Nailah beserta tim medis profesional. Baksos layanan kesehatan gratis menjadi wujud komitmen Nur Nailah pada isu layanan kesehatan yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.
Nur Nailah mengatakan sangat berterimakasih dengan warga desa atas kepedulian kesehatan diri mereka masing-masing sehingga masyarakat bisa merasakan kebermanfaatan dari layanan kesehatan secara gratis. “Masyarakat dapat mengetahui kadar gula, darah, tensi, dan sebagainya untuk menjaga kebugaran dan kesehatan diri masing-masing,” tuturnya.
Baca Juga Pengungkapan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Terus Berjalan
Tak kurang seratus orang hadir memanfaatkan layanan kesehatan. Selain bisa melakukan check up kesehatan dasar, warga juga mendapatkan layanan obat bebas dari tim relawan medis Nur Nailah. Obat-obatan yang diberikan meliputi obat penyakit kulit, sirup obat batuk anak, dan berbagai obat bebas lainnya. (Jat)
