SLEMAN, BERNAS.ID – Perkemahan Bakti Saka (PERTIKA) Pariwisata #3 akan digelar pada Senin-Kamis 19-22 Februari 2024 di Bumi Perkemahan Jaka Garong, Desa Wisata Garongan Wonokerto Turi Sleman Yogyakarta. Pertika Pariwisata mengusung tema “Back to Tourism Village” dengan jargon “Milenial, Berbudaya, Sadar Wisata”.
Baca Juga Lurah Candibinangun Ditetapkan Tersangka Terkait Tanah Kas Desa
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Ishadi Zayid mengatakan Perkemahan Bakti Saka Pariwisata merupakan sebuah kegiatan perkemahan sebagai bentuk promosi dan sarana memperkenalkan eksistensi pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Kabupaten Sleman.
“Tahun ini merupakan penyelenggaraan PERTIKA yang ketiga, setelah yang pertama kalinya tahun 2018 di Desa Wisata Kampung Pramuka Sangurejo Wonokerto Turi dan tahun 2019 di Desa Wisata Kampung Pramuka Bromonilan Purwomartani Kalasan. Sempat vakum penyelenggaraan pada tahun 2020, 2021 dan 2022 akibat pengaruh pandemi Covid-19,” terang Zayid, Rabu (7/2/2024).
Lanjut tambahnya, Pertika Pariwisata #3 kali ini diikuti oleh 300 peserta dengan perincian 108 peserta dari luar Sleman, yaitu dari Trenggalek, Solo, Semarang, Magelang, Purwokerto dan Gunungkidul serta 192 peserta dari 21 sekolah setingkat SMA/sederajad di wilayah Kabupaten Sleman.
“Pertika Pariwisata #3 ini dikelola oleh 54 personil Saka Pariwisata Kabupaten Sleman dan didukung oleh jajaran Saka Bhayangkara Kabupaten Sleman, PMI, Puskesmas, Polsek Turi dan Koramil Turi,” kata Yazid.
Ishadi menyebut pihaknya sangat mengapresiasi karena keberadaan Saka Pariwisata Kabupaten Sleman secara nyata telah berkontribusi terhadap pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Sleman, di antaranya telah menjadi mitra bagi pemerintah daerah dalam upaya mensinergikan upaya pemberdayaan SDM pariwisata melalui 3 (tiga) krida yang diembannya yaitu sebagai agen pengembangan pemandu wisata, penyuluh wisata dan kuliner wisata.
“Dinamika kegiatan yang begitu kompleks yang dilakukan oleh Saka Pariwisata Kabupaten Sleman diharapkan dapat menjadi motivator bagi satuan karya pramuka yang lain, serta mampu menjadi role model generasi muda yang memiliki jiwa kepanduan yang kuat, semangat dan tanggungjawab dalam mengemban tugas,” terangnya.
Baca Juga Lurah Aktif Caturtunggal Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Tanah Kas Desa
Sementara itu Ketua Dewan Saka Pariwisata Periode 2022-2024, Erwin Rizki Nur Rofiq menjelaskan kegiatan Pertika Pariwisata #3 terdapat 6 (enam) jenis kegiatan, yaitu (1). Kegiatan Upacara, terdiri atas: Upacara Pembukaan, Upacara Api Unggun dan Upacara Penutupan, (2). Kegiatan Persaudaraan: Bangun Desa, Dinamika Kelompok, Olahraga, Ibadah Keagamaan, Kenduri, dan Rubuh Desa (3). Kegiatan Prestasi: Giat Prestasi Pentas Seni, Lomba Karawitan Tingkat SMP & SMA Se-Kabupaten Sleman, Culture Carnival, Vlog Contest, dan Photo Contest, (4). Kegiatan Materi: Materi Pendalaman Krida (Krida Pemandu Wisata, Krida Penyuluh Wisata, Krida Kuliner Wisata), Materi Kebudayaan (Materi Busana Adat Gagrak Yogyakarta, Materi Wayang Suket, Materi Batik Tulis, Materi Pembuatan Jumputan, Materi Kerajinan Penjor, dan Materi Kreasi Peningset), (5). Kegiatan Bakti: Pembuatan Photo Booth PERTIKA #3, Pembuatan Gapura Kebun Salak, Pembuatan Kreasi Tong Sampah, Pembuatan Mural Pendopo, (6). Kegiatan Wisata: Desa Wisata Gamplong, Studio Alam Gamplong, Destinasi Wisata Watu Jagal, Desa Wisata Nganggring, Museum Anak Bajang, Agrowisata Bumi Merapi, Desa Wisata Bromonilan, Museum Dirgantara, Destinasi Wisata Tebing Breksi. (jat)
