BERNAS.ID ? Wanita dan pria terkadang melakukan orgasme palsu saat berhubungan seksual. Ada beberapa alasan mengapa hal ini dilakukan, misalnya karena ingin memuaskan pasangan. Namun, jika terlalu sering dilakukan, orgasme palsu bisa berdampak pada hubungan dengan pasangan. Orgasme merupakan sensasi kepuasan yang diraih saat berhubungan intim. Pada wanita, kenikmatan ini ditandai dengan mengencangnya otot-otot panggul, klitoris, dan vagina, kemudian rileks kembali. Sementara itu, orgasme pada pria ditandai dengan ejakulasi. Orgasme yang dianggap sebagai puncak kenikmatan sering kali dijadikan sebagai tolak ukur kepuasan saat bercinta. Meski demikian, pria atau wanita terkadang bisa memalsukan orgasme saat berhubungan intim.
Berikut Berbagai Alasan Mengapa Orgasme Palsu Dilakukan yang dihimpun dari berbagai sumber :
1. Ingin menyenangkan pasangan
Salah satu alasan utama mengapa seseorang memalsukan orgasme adalah karena ingin menyenangkan pasangannya. Misalnya, ketika wanita mencapai orgasme, meski sebenarnya itu adalah orgasme palsu, pasangannya akan merasa bahwa ia piawai dalam bercinta, sehingga ia pun merasa puas dengan kemampuannya.
2. Ingin meningkatkan percaya diri pasangan
Sama halnya dengan sebagian wanita yang sering merasa tidak percaya diri dengan bentuk tubuhnya, para pria juga banyak yang merasa tidak percaya diri dengan penisnya.
Orgasme pada wanita membuat pria yakin bahwa terlepas dari bagaimanapun bentuk dan ukuran penis yang dimiliki, ia memiliki kemampuan untuk bisa membuat pasangannya mencapai puncak kenikmatan saat bercinta.
3. Kurang edukasi seks
Sebagian orang menganggap bahwa hubungan seksual harus diakhiri dengan orgasme, padahal hal ini tidaklah tepat. Anggapan ini tumbuh karena kurangnya edukasi seks atau mungkin karena tren di beberapa ?film biru?, di mana semua pelaku seks hampir selalu mencapai orgasme.
4. Takut dianggap punya kelainan
Ketika sulit mencapai orgasme atau bahkan sama sekali belum pernah mengalaminya, sebagian wanita cenderung memalsukannya karena takut dianggap menderita disfungsi seksual.
5. Takut kehilangan pasangan
Studi menunjukkan bahwa wanita yang kerap memalsukan orgasme, melakukan hal tersebut karena khawatir dianggap tidak menikmati hubungan intim. Hal ini membuat wanita takut pasangannya kecewa dan mencari kepuasan seksual dengan wanita lain.
6. Keinginan agar hubungan intim cepat selesai
Alasan lain seseorang melakukan orgasme palsu adalah supaya hubungan intim cepat selesai. Misalnya, ketika tubuhnya sudah lelah, suasana hati sedang tidak baik, khawatir anak terbangun, atau ketika dirasa orgasme masih terasa jauh. (*)
