BERNAS – Memiliki website WordPress memang menyenangkan, apalagi kalau kamu menggunakannya untuk bisnis atau portofolio pribadi. Tapi tahukah kamu bahwa cara melakukan backup dan restore website WordPress itu penting banget buat jaga-jaga kalau ada kesalahan teknis atau serangan siber?
Backup dan restore bukan hanya buat ahli IT, kok. Bahkan kamu yang masih pemula bisa melakukannya sendiri, asal tahu langkah-langkahnya. Nah, artikel ini akan bantu kamu pahami cara melakukan backup dan restore website WordPress secara praktis dan aman.
Pilihan Cara Backup dan Restore Website WordPress
Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk backup dan restore website WordPress. Yuk, simak penjelasannya satu per satu biar kamu bisa pilih mana yang paling cocok.
1. Backup dan Restore Secara Manual
Kalau kamu tipe yang suka kontrol penuh atas semua proses, cara manual bisa jadi pilihan tepat.
Langkah Backup Manual:
Masuk ke cPanel hosting kamu, lalu buka File Manager.
Akses folder public_html atau direktori utama website kamu.
Download seluruh isi folder tersebut ke komputer kamu.
Lalu, buka phpMyAdmin, pilih database WordPress kamu dan klik Export.
Simpan file SQL-nya di tempat aman, misalnya Google Drive atau flashdisk.
Langkah Restore Manual:
Upload kembali file WordPress kamu ke File Manager.
Masuk ke phpMyAdmin, lalu hapus database lama, dan import file SQL yang kamu backup tadi.
Pastikan konfigurasi wp-config.php sesuai dengan database yang kamu gunakan.
2. Backup dan Restore Menggunakan Plugin
Kalau kamu ingin cara yang lebih praktis, menggunakan plugin bisa jadi solusi terbaik. Beberapa plugin populer seperti UpdraftPlus, All-in-One WP Migration, atau BackupBuddy sangat memudahkan proses ini.
Cara Menggunakan Plugin UpdraftPlus:
Instal dan aktifkan plugin UpdraftPlus.
Masuk ke menu Settings > UpdraftPlus Backups.
Klik Backup Now, pilih file dan database, lalu tunggu proses selesai.
Untuk restore, klik tab Existing Backups, lalu tekan Restore pada backup yang diinginkan.
Selain itu, kamu juga bisa menjadwalkan backup otomatis agar lebih aman dan tidak perlu ribet melakukannya manual tiap minggu.
Baca Juga: Cara Membuat Menu Dropdown di WordPress dengan Mudah
Tips Tambahan Agar Proses Backup dan Restore Website WordPress Lebih Aman
Nah, selain tahu caranya, kamu juga perlu tahu beberapa tips supaya backup kamu lebih aman dan restore berjalan lancar.
1. Simpan Backup di Lokasi Terpisah
Jangan hanya simpan di hosting atau komputer lokal. Gunakan penyimpanan cloud seperti Google Drive atau Dropbox supaya lebih aman dari kerusakan fisik.
2. Lakukan Backup Secara Berkala
Idealnya, lakukan backup mingguan atau bahkan harian kalau kamu sering update konten. Dengan begitu, data terbaru akan selalu tersimpan.
3. Uji Coba Restore Secara Berkala
Kadang backup bisa gagal, lho. Jadi penting banget buat sesekali uji coba restore di server testing atau lokal agar kamu tahu backup-nya beneran bisa digunakan.
4. Gunakan Hosting yang Support Backup Otomatis
Beberapa layanan hosting sudah menyertakan fitur backup harian. Kalau kamu memilih hosting yang tepat, kamu bisa lebih tenang dan fokus ke pengembangan konten.
Menguasai cara melakukan backup dan restore website WordPress adalah langkah awal yang keren banget untuk kamu yang ingin mendalami dunia teknologi. Tapi jangan berhenti sampai di sini, ya! Kalau kamu mau lebih serius, kamu bisa daftar kuliah di jurusan Informatika Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA). Kamu akan belajar dari dasar sampai mahir, dan pastinya relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini.
Dan buat kamu yang pengin dapet pengakuan skill lebih cepat, cek juga program sertifikasi UI/UX Designer terbaik dari UNMAHA. Cocok banget buat ningkatin value kamu di dunia kerja digital. Daripada cuma belajar otodidak dan tidak terarah, kenapa tidak sekalian kuliah dan dapet gelar? Kamu bisa langsung daftar sebagai mahasiswa baru lewat PMB UNMAHA.
Tidak hanya dapat ilmu dari dosen profesional, kamu juga bisa ikut berbagai program digital, sertifikasi, hingga peluang kerja setelah lulus. Kalau kamu masih bingung dan mau tanya-tanya dulu, kamu bisa langsung hubungi admin PMB UNMAHA lewat WhatsApp.
Selain jadi jago backup dan restore website WordPress, kamu juga bisa dapet penghasilan tambahan dengan jadi reseller laptop ADOLO. Cocok buat mahasiswa, freelancer, atau kamu yang pengin punya bisnis sendiri.
Melakukan backup dan restore website WordPress bukan hal yang ribet kalau kamu tahu caranya. Baik secara manual maupun pakai plugin, semuanya bisa kamu pelajari sendiri. Pastikan kamu lakukan secara berkala dan simpan data di tempat aman. Dengan langkah-langkah yang tepat, website kamu akan selalu aman dan siap digunakan kapan saja.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
