Palu, Bernas.id— Perum Bulog Sulawesi Tengah memastikan ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, SPHP, di pasaran masih melimpah. Penyaluran beras subsidi itu kini terus di tingkatkan hingga ke luar pasar tradisional.
Pinwil Perum Bulog Sulawesi Tengah, Jusri Pakke, menjelaskan SPHP terus ditingkatkan dan diprioritaskan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah, UMKM, serta menyasar panti asuhan di luar pasar. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat beras subsidi dapat menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas.
“Kami melibatkan dan menawarkan kerja sama kepada pemangku kepentingan, seperti panti asuhan dan para pedagang umum. Tujuannya agar distribusi merata dan tepat sasaran,” ujar Jusri Pakke, Senin, (5/6/2026)
Jusri merinci, penyaluran beras SPHP di tiga wilayah sudah mencapai 100 persen. Wilayah tersebut meliputi Kota Palu, Kabupaten Morowali, dan Kabupaten Banggai Laut.
“Untuk Palu, Morowali, dan Banggai Laut penyalurannya sudah 100 persen tuntas. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi tahap pengembangan berjalan lancar,” tambahnya.
Bulog menegaskan penyaluran SPHP dilakukan sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional dan mengutamakan transparansi harga sesuai Harga Eceran Tertinggi, HET, yang ditetapkan pemerintah.
