BERNAS.ID – Membeli barang dengan harga murah tentu menjadi keinginan setiap orang. Terutama bagi mereka yang ingin menjual kembali barang tersebut, dengan modal lebih murah maka bisa mendapatkan keuntungan lebih besar.
Salah satu cara untuk menjalankan bisnis tersebut adalah dengan mencari supplier yang memberikan harga murah yaitu dengan mengimport dari luar negeri. Kebanyakan import China. Namun, cara import barang dari China ke Indonesia sendiri belum banyak yang mengetahuinya.
Berikut ini beberapa cara import barang dari China ke Indonesia.
1. Lewat Jalur Pelabuhan
Di sini Anda akan melakukan impor barang dari China layaknya importir pada umumnya dimana Anda akan bertemu dengan pihak seller di China kemudian melakukan beberapa kesepakatan dari mulai harga produk sampai pengiriman.
Umumnya, importir atau Anda yang akan bertanggungjawab terhadap pengiriman dari mulai pelabuhan di China seperti Shanghai, pengiriman, sampai di pelabuhan di Indonesia seperti Merak, pembongkaran dan pengiriman ke gudang sampai kemudian ada di tangan konsumen.
Kelebihan jalur pelabuhan adalah Anda bisa mengimpor produk dari China dengan skala yang besar. Biasanya, jalur pelabuhan ini dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan besar karena biayanya yang cukup tinggi.
Kekurangan dari jalur pelabuhan adalah Anda harus mengikuti prosedur ekspor impor yang tidak mudah, ada surat?surat yang harus ditandatangani sampai dengan urusan bea cukai. Dengan mengikuti prosedur, maka produk Anda akan bebas dari sanksi hukum terkait ekspor impor.
2. Jalur Online
Saat ini impor barang dari China bisa lebih mudah dengan menggunakan jalur marketplace online sepertI Alibaba.com. Anda bisa berbelanja online di marketplace atau toko online milik orang China. Tentu, jalur online ini lebih mudah daripada jalur pelabuhan karena Anda tidak membutuhkan prosedur apapun.
Hal ini dikarenakan proses pengiriman menjadi tanggungjawab pihak penjual atau toko online atau marketplace tersebut. Anda hanya akan membayar produk yang Anda beli dengan harga yang sudah diperhitungkan oleh penjual. Jadi, penjual bisa saja sudah menaikkan harga produk karena ditambah dengan biaya pengiriman.
Jadi, kelebihannya memang lebih mudah untuk melakukan transaksi layaknya Anda membeli produk dari toko atau marketplace online di Indonesia.
Kekurangannya bisa dari sisi harga dan tentu jumlah produk yang dibeli. Memang Anda bisa membeli produk sebanyak-banyaknya tapi tiap item dikenai biaya tambahan untuk pengiriman berbeda dengan jalur pelabuhan dimana harga pengiriman bisa termasuk semua produk.
3. Jalur Pariwisata
Mungkin banyak yang belum tahu jalur ini. Anda akan pergi ke China bersama agen pariwisata tertentu yang mengantarkan Anda ke China.
Kemudian, agen pariwisata tersebut akan berhenti di satu tempat dimana Anda bisa membeli produk-produk dari China.
Anda bisa memanfaatkan momen ini untuk mengimpor barang dari China. Belilah produk yang ingin Anda beli. Anda akan pulang ke tanah air dengan izin pariwisata tapi tetap mendapatkan produk yang Anda inginkan.
Kelebihannya tentu Anda akan terbebas dari prosedur ekspor impor yang ribet itu dan juga bisa mendapatkan produk dengan harga yang miring karena Anda membeli langsung di toko di China.
Kelemahannya tentu dari sisi jumlah produk serta waktu untuk berbelanja yang biasanya sangat terbatas dan dibatasi oleh agen pariwisata.
4. Jalur Pribadi
Hampir sama dengan jalur pariwisata dimana Anda akan terbang ke China atas nama wisatawan kemudian ketika sudah sampai China, Anda bisa datang ke beberapa toko yang akan menjadi tujuan Anda membeli produk-produk tertentu.
Di sana Anda bisa melakukan beberapa kesepakatan untuk pengiriman barang. Anda bisa minta nomor kontak mereka dan meminta agar harga dimurahkan karena akan dijual kembali.
Kelebihannya tentu dari sisi jumlah produk yang bisa banyak, harga murah dan Anda juga tidak akan terlalu ribet dengan urusan prosedur impor karena akan dilakukan oleh pihak seller. Anda juga bisa menghubungi mereka kembali via internet atau telp untuk membeli beberapa produk tanpa harus terbang ke China lagi.
Itulah beberapa cara untuk membuka bisnis impor produk dari China tanpa harus khawatirkan risiko investasi impor produk.
Bagi Anda yang berencana menekuni bisnis lain yang menguntungkan seperti bisnis properti misalnya, kini ada inovasi terbaru yang memungkinkan Anda menjadi agen properti sukses dengan cara yang mudah dan efisien. Bernas Group melalui Viral Property menyelenggarakan program Gotong Royong Digital yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan komisi dari properti di seluruh Indonesia tanpa harus repot terjun langsung ke lapangan. Daftarkan diri Anda segera melalui link berikut ini: https://bernas.info/ViralProperty. (tds)
