YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Siapa sih yang tidak suka rebahan? Kegiatan bermalas-malasan ini sering dilaukan banyak orang ketika lelah sudah mendera tubuh. Sayangnya, kegiatan ini sering dilakukan bahkan ketika tubuh sedang tidak lelah. Tak jarang, tubuh justru malah menjadi kurang fit akibat kurang gerak dan lebih sering rebahan.
Buat kamu yang suka banget rebahan dan malas gerak, waspadai efek buruk akibat malas gerak berikut ini :
Bisa Menurunkan Konsentrasi
Terlalu sering rebahan dan malas gerak dapat membuat paru-paru terhimpit. Akibatnya, otak hanya bisa sedikit menerima oksigen. Kurangnya oksigen dalam otak dapat menyebabkan turunnya konsentrasi sehingga melakukan pekerjaan apapun menjadi sulit fokus.
Dapat Kehilangan Kekuatan Otot
Rebahan dan malas geraj dapat membuat kita kehilangan satu persen kekuatan otot setiap harinya. Hal ini lantas dapat membuat punggung bagian bawah terasa sakit dan nyeri.
Mengalami Resistensi Insulin
Resistensi insulin dapat meningkatkan kadar gula dalam darah yang tentu saja dapat menyebabkan diabetes. Apalagi jika kamu rebahan sembari makan camilan yang kurang sehat seperti coklat, permen, minuman kemasan, dan junkfood, tentu saja selain diabetes, obsesitas juga akan mengincar tubuhmu.
Kehilangan Massa Otot
Kebiasaan menghabiskan waktu dengan rebahan dana membuat massa otot berkurang drastis. Kalau dibiarkan terus-terusan, tulang akan mengalami masalah serius seperti osteoporosis. Hal ini dapat mengakibatkan tubuh menjadi mudah lemas dan cepat lelah.
Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung
Saat kita rebahan, jantung akan berdetak lebih cepat. Aliran darah pun akan terganggu karena aliran oksigen dalam tubuh sedikit. Lama kelamaan, hal ini dapat menyebabkan penyakit jantung yang akan berimbas pada kematian.
(Witti Dwi Sulistyorini, Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan PBSI, Universitas Negeri Yogyakarta)
