Bernas.id – Hampir semua jenis UMKM berencana untuk meningkatkan pendanaan mereka di, setidaknya, satu saluran pemasaran digital. Alasannya sederhana, setiap bisnis kecil yang eksis hingga saat ini, pemasaran sangat penting untuk profitabilitas dan pertumbuhan.
Sayangnya, banyak UMKM tidak mengalokasikan uang yang memadai untuk pemasaran. Kecenderungan lainnya, UMKM menghabiskan anggaran pemasaran secara sembarangan. Dua hal tersebut biasanya dikarenakan para pemilik usaha kecil kurang berpengalaman dalam membuat serta menerapkan rencana anggaran pemasaran yang realistis.
Baca juga: 3 Tips Menyusun Strategi Pemasaran Minim Budget
Oleh karenanya, kali ini akan dibahas bagaimana membuat, mengembangkan, dan menerapkan anggaran pemasaran UMKM secara solid dan berdampak positif bagi penjualan produk. Artikel ini akan memberikan panduan langkah demi langkah yang dapat membantu pemilik usaha kecil menentukan berapa banyak uang yang harus dialokasikan untuk pemasaran, dan bagaimana membelanjakannya dengan bijak. Akan ada 5 langkah utama untuk menghasilkan anggaran pemasaran usaha kecil yang baik, yaitu:
Daftar Isi :
- Teliti dan pahami pelanggan
- Sesuaikan pengeluaran dengan pendapatan
- Buat keputusan pengeluaran yang bijak
- Revisi dan perbaikan sesuai kebutuhan
- Memiliki leadership dan navigasi yang baik
Kenali Pelanggan
Sebelum membuat anggaran pemasaran, pemilik UMKM perlu mengetahui saluran dan platform mana yang digunakan untuk menjangkau pelanggan potensial. Pertimbangan ini membutuhkan pemahaman mendalam ke target audiens. Tujuannya untuk mendapatkan serta mempelajari berbagai informasi dan karakteristik audiens sebanyak mungkin.
Beberapa pertanyaan yang harus Anda ajukan untuk mendapatkan informasi tersebut meliputi:
• Audiens masuk ke kelompok usia mana?
• Berapa tingkat pendapatan target audiens?
• Di mana wilayah geografis target audiens? Apakah pinggiran kota, kota besar, kota kecamatan, atau daerah pedesaan?
• Merek apa yang secara teratur berinteraksi dengan audiens target Anda?
Semua informasi ini dapat diakses dengan meneliti industri Anda secara online. Setelah Anda mengumpulkan informasi dan memahami calon pelanggan, maka jalan berikutnya membangun anggaran pemasaran yang efektif.
Untuk itu, Anda perlu memahami dan mendalami saluran pemasaran yang dipakai. Platform pemasaran ini akan membantu melacak berbagai banyak data terkait pemasaran, penjualan, pelanggan, dan lain-lain. Berikut ini beberapa variabel yang bisa digunakan sebagai parameter memahami saluran penjualan dan pelanggan:
• Jumlah kunjungan situs per bulan
• Jumlah prospek yang dihasilkan per bulan
• Jumlah prospek yang dikonversi menjadi prospek yang memenuhi syarat penjualan (sales qualified leads/SQL)
• Biaya untuk menghasilkan SQL
• Jumlah prospek yang diubah menjadi peluang
• Jumlah peluang yang berujung sebagai transaksi baru
• Nilai/pendapatan rata-rata untuk kesepakatan baru
Dasarkan Anggaran Anda pada Pendapatan
Banyak bisnis UMKM mengalokasikan budget pemasaran dalam jumlah kecil, biasanya antara 3-5% dari pendapatan kotor tahunan. Padahal untuk bisa menghitung anggaran yang tepat dibutuhkan sejumlah pertimbangan. Beberapa faktor pertimbangan itu adalah sektor industri, kapasitas bisnis, jumlah pertumbuhan, dan seberapa cepat bisnis Anda perlu membuat dampak.
Baca juga: 4 Tren Digital Marketing 2022 yang Perlu Diketahui Pelaku UMKM
Jika margin bisnis Anda lebih rendah dari 10-12%, Anda harus mempertimbangkan untuk menurunkan margin keseluruhan. Akan tetapi, mau tidak mau, Anda tetap perlu mengalokasikan pengeluaran tambahan untuk pemasaran. Meskipun memang terasa sebagai sesuatu yang sulit untuk dilakukan, Anda tidak boleh mendasarkan anggaran pemasaran Anda pada apa yang tersisa. Artinya, bagaimana pun juga, pemasaran adalah prioritas penting.
Habiskan Anggaran Anda dengan Bijak
Mengetahui berapa banyak yang harus Anda keluarkan untuk pemasaran sangat penting. Akan tetapi yang lebih penting adalah mengetahui dengan tepat bagaimana membelanjakan uang pemasaran Anda. Anda perlu memiliki rencana.
Anggaran pemasaran UMKM Anda harus menjadi komponen dari keseluruhan rencana bisnis Anda. Dalam rencana itu harus bisa menguraikan bagaimana cara mencapai tujuan pemasaran, berapa biaya yang dibutuhkan, dan target waktu tertentu untuk mencapai tujuan.
Namun, untuk melakukan itu, Anda perlu meneliti berapa biaya komponen pemasaran. Usaha kecil juga dapat melihat untuk beriklan melalui platform digital, seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan Google. Dalam kebanyakan kasus, platform ini dapat disesuaikan untuk bisnis kecil dengan menyesuaikan anggaran Anda untuk setiap kampanye.
Hal paling menarik dalam beriklan di media sosial adalah Anda dapat bereksperimen dengannya tanpa menghabiskan terlalu banyak uang.
Uji, Tinjau Kembali, dan Revisi
Setelah Anda mengembangkan rencana pemasaran dan anggaran, ingatlah bahwa ada kalanya revisi perlu dilakukan dan ada kalanya tidak perlu ada perubahan sama sekali.
Selain itu, perlu dipahami juga bahwa seberapa jauh pengeluaran Anda benar-benar membantu mencapai tujuan pemasaran. Hal tersebut lebih penting daripada berpegang teguh pada anggaran. Karena, sebaik apa pun rencana anggaran pemasaran, rencana itu juga perlu berubah.

Ilustrasi analisa faktor anggaran pemasaran
Bisnis UMKM lebih mudah menguji platform baru, memeriksa hasilnya, dan menentukan untuk lanjut atau tidak. Untuk itu, memantau terus aktivitas pemasaran agar sesuai jalur yang direncanakan adalah sesuatu yang penting. Bila keluar jalur, lakukan revisi agar aktivitas pemasaran berada di jalur yang sudah ada.
Kuncinya adalah terus memantau upaya pemasaran Anda. Jika platform menghasilkan ROI yang Anda butuhkan, maka Anda dapat terus menginvestasikan jumlah tersebut, atau bahkan meningkatkannya jika Anda mampu. Jika platform memberikan hasil yang kurang memuaskan, Anda dapat mengurangi atau menghilangkan biaya tersebut dan menginvestasikan kembali pada platform yang berfungsi.
Untuk bisa melakukan itu semua dengan baik, insting pemilik bisnis sangat penting. Seberapa pun baiknya parameter pemasaran, seorang pemilik usaha kecil harus mempercayai instingnya. Jika Anda merasa ada sesuatu dalam rencana pemasaran yang tidak berfungsi, maka segeralah merevisinya.
Tidak ada aturan yang mengatakan bahwa Anda harus tetap berpegang pada rencana atau anggaran pemasaran Anda sepanjang tahun jika aktivitas tersebut tidak membantu Anda mencapai tujuan bisnis Anda.
Ikuti Pemimpin
Oleh karena itu sebagai pemilik usaha kecil, Anda harus benar-benar meneliti dan memahami tren pemasaran saat ini dan masa depan. Dengan begitu, Anda dapat menjadi pilot yang mampu menavigasi proses penganggaran pemasaran dengan baik.
Permasalahan pemimpin ini bisa dilihat di pola bisnis yang sedang viral atau jadi tren sesaat. Sering kali, usaha kecil akan bereaksi terhadap hal-hal viral atau jadi tren. Padahal, reaksi tersebut tidak didasarkan pada pertimbangan dan variabel yang tervalidasi dengan baik.
Aktivitas pemasaran, baik dari perencanaan, penganggaran, hingga praktik membutuhkan leadership yang mampu mengelola berbagai variabel tradisional dan modern dalam berbagai platform untuk mencapai tujuan bisnis.
Menjalankan praktik bisnis UMKM saat ini berarti memiliki banyak pilihan pendekatan pemasaran yang dapat dimanfaatkan. Terutama pemasaran dengan memakai teknologi internet yang memiliki bermacam-macam keuntungan. Oleh karenanya, untuk menciptakan anggaran pemasaran UMKM yang tepat, peran pemilik bisnis dan pemahamannya atas dunia pemasaran jadi sesuatu yang krusial.
